Lionel Messi tidak hanya mendominasi sepak bola di lapangan, tetapi juga membangun salah satu kekayaan terbesar dalam dunia olahraga. Berdasarkan laporan yang terkait dengan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan bersih superstar Argentina ini telah melampaui $1 miliar, menjadikannya pesepak bola kedua setelah Cristiano Ronaldo yang mencapai status miliarder. ![]()
![]()
![]()
Tonggak ini merupakan hasil dari hampir dua dekade kontrak elite, pendapatan sponsor global bernilai besar, serta struktur kontrak yang tidak biasa dengan klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami.
Lebih dari $700 Juta dari Gaji Sepak Bola
Analisis yang dikaitkan dengan Bloomberg menyebutkan bahwa Messi telah menghasilkan lebih dari $700 juta dari gaji dan bonus sejak 2007. ![]()
![]()
![]()
Pendapatan tersebut berasal dari tiga fase utama karier klubnya.
Barcelona (2004–2021)
Messi menghabiskan sebagian besar kariernya di FC Barcelona. Di sana ia menandatangani beberapa kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola sambil memimpin klub meraih banyak gelar pada era yang sangat dominan.
Paris Saint‑Germain (2021–2023)
Krisis finansial Barcelona memaksanya hengkang pada 2021. PSG kemudian merekrutnya dengan kontrak besar yang mempertahankan statusnya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia.
Inter Miami (2023–sekarang)
Kepindahannya ke MLS membawa struktur kompensasi yang jauh lebih kompleks dibanding kontrak pemain biasa, karena menggabungkan gaji, kemitraan komersial, dan potensi keuntungan jangka panjang.
Namun gaji saja tidak menjelaskan bagaimana Messi bisa menjadi miliarder. Faktor besar lainnya datang dari kontrak MLS yang inovatif serta pendapatan sponsor globalnya.
Kontrak Inter Miami yang Mengubah Model Kontrak Atlet
Kesepakatan Messi dengan Inter Miami sering disebut sebagai salah satu kontrak paling inovatif dalam olahraga modern.
Kontrak ini dilaporkan bernilai hingga sekitar $150 juta selama kira‑kira dua setengah tahun, yang mencakup gaji, bonus penandatanganan, serta opsi untuk memiliki saham di klub. ![]()
![]()
Gaji Pokok
Inter Miami dilaporkan membayar Messi sekitar $50–60 juta per tahun dalam gaji langsung. ![]()
Total Kompensasi Tahunan
Jika digabung dengan berbagai nilai komersial dan komponen kepemilikan, pemilik bersama Inter Miami Jorge Mas mengatakan total kompensasi Messi mencapai sekitar $70–80 juta per tahun. ![]()
Bagi Hasil dari Apple MLS Season Pass
Fitur lain yang tidak biasa adalah skema bagi hasil dari platform streaming MLS Season Pass milik Apple.
Apple dan MLS menandatangani kontrak media global 10 tahun senilai $2,5 miliar, dan beberapa laporan menyebut Messi menerima kompensasi yang terkait dengan jumlah pelanggan baru yang berlangganan layanan tersebut. ![]()
Model ini membuat sebagian penghasilannya bergantung pada pertumbuhan global liga.
Opsi Kepemilikan Saham di Inter Miami
Kontrak Messi juga dilaporkan mencakup opsi untuk membeli saham di Inter Miami, yang berpotensi memberi keuntungan besar jika nilai klub meningkat di masa depan. ![]()
![]()
Secara keseluruhan, kesepakatan ini lebih mirip kemitraan bisnis strategis daripada kontrak atlet tradisional.
Tawaran Raksasa dari Arab Saudi yang Ditolak
Sebelum memutuskan bergabung dengan Inter Miami, Messi sangat dikaitkan dengan kepindahan ke Saudi Pro League.
Beberapa laporan menyebut ia menolak tawaran sekitar $400 juta per tahun. ![]()
Walau detail resmi tidak pernah diumumkan sepenuhnya, angka tersebut menunjukkan skala pendapatan yang bersedia ia lepaskan demi peluang komersial yang lebih luas di Amerika Serikat.
Sponsor Global: Mesin Pendapatan Besar
Pendapatan di luar lapangan merupakan salah satu pendorong utama kekayaan Messi.
Estimasi pendapatan terbaru berdasarkan ringkasan Forbes menunjukkan:
- Sekitar $70 juta pendapatan di luar lapangan pada 2024
- Sekitar $75 juta pendapatan di luar lapangan pada 2025
![]()
Pendapatan ini berasal dari kontrak sponsor, lisensi merek, serta berbagai kemitraan global. Dalam banyak tahun, pemasukan sponsor Messi bahkan mendekati atau melampaui gajinya sebagai pemain.
Investasi dan Pertumbuhan Kekayaan Bersih
Penghasilan karier saja tidak otomatis membuat seseorang menjadi miliarder. Laporan yang dikaitkan dengan Bloomberg menyebut kekayaan Messi juga berasal dari investasi, pendapatan sponsor, serta berbagai aset lain, selain gaji sepak bola. ![]()
![]()
Beberapa liputan publik juga menyebut investasi properti dan aset lainnya sebagai bagian dari portofolio keuangannya, meskipun rincian lengkapnya jarang dipublikasikan. ![]()
![]()
Era Miliarder dalam Sepak Bola
Pencapaian finansial Messi mencerminkan skala komersial sepak bola modern yang semakin besar.
Laporan terbaru menunjukkan:
- Cristiano Ronaldo menjadi pesepak bola pertama yang mencapai status miliarder.
- Lionel Messi menjadi pemain kedua yang mencapai level tersebut.
![]()
![]()
Keduanya mencapai tonggak ini melalui kombinasi kontrak bermain bernilai besar, kekuatan merek global yang luar biasa, serta kemitraan bisnis yang melampaui aktivitas di lapangan.
Formula di Balik Kekayaan $1 Miliar Messi
Beberapa faktor utama yang mendorong kekayaan Messi melewati ambang miliarder antara lain:
- Gaji karier sepak bola: lebih dari $700 juta sejak 2007.
![]()
![]()
- Pendapatan sponsor global: sekitar $70–75 juta per tahun dalam beberapa tahun terakhir.
![]()
- Kemitraan MLS yang inovatif: termasuk bagi hasil streaming Apple dan potensi saham di Inter Miami.
![]()
![]()
- Investasi dan pendapatan bisnis lain yang mengubah pendapatan karier menjadi kekayaan bersih jangka panjang.
![]()
![]()
Gabungan faktor‑faktor ini menjadikan karier Lionel Messi bukan hanya salah satu yang paling sukses dalam sejarah sepak bola, tetapi juga salah satu kisah bisnis atlet paling menguntungkan di dunia olahraga modern.
Comments
0 comments