Peringatan Iran pada 1 November menggambarkan kemungkinan perang baru dengan Amerika Serikat sebagai konflik yang bisa lebih lama daripada pertempuran sebelumnya, meluas ke luar Asia Barat, dan membahayakan pasukan AS serta pelayaran di kawasan. Pesan itu berlawanan dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa satu atau dua sasaran Iran yang tersisa bisa ditangani dalam “10 menit”. Namun, pernyataan kedua pihak tidak dengan sendirinya memastikan hasil atau akhir dari konflik baru.
1
34
6
Iran memperingatkan perang yang lebih lama dan lebih luas
Juru bicara Angkatan Darat Iran, Mohammad Akraminia, mengatakan perang di masa depan bisa berlangsung lebih lama daripada konflik sebelumnya. Ia juga menyatakan Trump tidak akan dapat menentukan kapan atau dengan syarat apa perang berakhir. Pejabat Iran turut mengancam akan segera membalas serangan baru dengan respons yang lebih luas.
1
34
Peringatan soal cakupan geografisnya juga tegas. Akraminia mengatakan perang baru tidak akan terbatas di Asia Barat. Laporan yang sama memuat ancaman Iran mengenai serangan “menghancurkan” terhadap kapal perang AS dan menyebut pasukan yang mencoba melakukan invasi darat akan menghadapi “ladang pembantaian”. Pernyataan itu menunjukkan skala pembalasan yang diancamkan Teheran, tetapi tidak secara mandiri membuktikan bahwa Iran mampu mewujudkan setiap ancamannya.
34
Pernyataan pejabat lain menyampaikan pesan serupa. Menteri Pertahanan Iran, Mehrdad Akhlaghi, menjanjikan respons yang “proporsional, tegas, dan berdampak”, sementara juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan konflik dengan AS “tidak memiliki batas geografis”.
2 Laporan terpisah juga menyebut ancaman Iran terhadap bandara, jaringan pipa, dan infrastruktur sipil maupun ekonomi lain di negara-negara Teluk jika serangan AS-Israel kembali dilancarkan.
24
Klaim “10 menit” Trump bukan ramalan tentang lamanya perang
Trump mengatakan AS masih memiliki satu atau dua lokasi yang perlu “ditangani”. Ia menyebut Pickaxe Mountain, yang dalam pemberitaan digambarkan sebagai kompleks bawah tanah yang dicurigai terkait program nuklir Iran, dan mengklaim sasaran itu bisa ditangani dalam “10 menit”.
6
7 Pernyataan tersebut merujuk pada kecepatan serangan yang diklaim Trump; itu tidak membuktikan bahwa serangan akan melumpuhkan program nuklir Iran secara permanen atau mengakhiri permusuhan.
Trump juga menyebut perundingan “berjalan baik”, tetapi mengatakan Iran “tidak terlalu bisa diandalkan”.
6 Sementara itu, Reuters melaporkan para perunding Iran bertemu mediator Qatar di Doha saat para diplomat berupaya mencegah pertempuran kembali pecah setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November. Laporan itu mencatat kekhawatiran tentang kemungkinan eskalasi, bukan keputusan atau jadwal serangan yang telah dipastikan.
33
Risiko bagi pasukan AS dan pelayaran di kawasan
Ancaman militer Iran menyebut kapal perang dan pasukan darat AS. Peringatan lain mengarah pada infrastruktur sipil dan ekonomi di negara-negara tetangga. Secara keseluruhan, Teheran menggambarkan pembalasan yang dapat melampaui saling serang terhadap sasaran militer Iran dan AS. Namun, ancaman tersebut bukan bukti bahwa semua sasaran yang disebut pasti akan diserang.
34
24
Pelayaran melalui Selat Hormuz juga menjadi titik ketegangan. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa jalur utama pelayaran di selat itu bebas dari ranjau laut Iran. Itu merupakan pernyataan militer AS mengenai kondisi ranjau di jalur-jalur tersebut, bukan penyelesaian menyeluruh atas sengketa keamanan pelayaran atau akses ke selat.
30 Laporan terpisah mencatat klaim Iran mengenai selat itu serta kekhawatiran yang berlanjut terkait serangan terhadap kapal.
21
31
Apa yang diketahui tentang kemampuan Iran membalas
Laporan yang mengutip pejabat Barat menyebut Iran masih memiliki kapasitas produksi rudal dan drone, serta persediaan rudal balistik dan sejumlah senjata antikapal. Ini mengindikasikan Iran masih mampu memproduksi kembali sebagian persenjataannya, tetapi tidak memastikan besarnya kekuatan yang tersisa atau seberapa efektif kekuatan tersebut.
48
Perbedaan ini penting: peringatan tentang durasi dan jangkauan perang bukan hal yang sama dengan penilaian independen mengenai kemampuan Iran untuk mempertahankan pertempuran. Pemberitaan yang tersedia belum memastikan seberapa efektif pertahanan Iran yang dibangun kembali, apakah serangan lanjutan akan menghambat program nuklirnya secara permanen, atau bagaimana konflik baru akan berakhir.
Diplomasi tetap berjalan di tengah ancaman
Peringatan militer tidak berarti diplomasi terhenti. Para perunding Iran mengadakan pembicaraan di Doha dengan mediasi Qatar, sementara Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Iran siap menempuh “pertahanan dan diplomasi”.
33
35
47 Laporan yang tersedia menunjukkan ancaman dan perundingan berlangsung bersamaan, tetapi belum membuktikan bahwa kedua pihak telah menyepakati suatu kesepakatan.
Kesimpulan paling jelas dari informasi yang tersedia adalah pesan yang disampaikan Teheran, bukan hasil yang pasti: Iran memperingatkan serangan singkat AS dapat memicu konfrontasi yang lebih lama dan meluas secara geografis, sementara Trump menekankan cepatnya serangan terhadap sasaran yang tersisa. Dampaknya akan bergantung pada keputusan dan perkembangan yang tidak bisa dipastikan hanya dari pernyataan-pernyataan tersebut.
1
34
6