IFA 2026 di Berlin bukan sekadar panggung untuk produk berlabel “AI”. Pameran ini memperlihatkan AI sebagai penghubung antargawai, ruangan di rumah, layar, kendaraan, dan kian banyak pula robot. Digelar di Messe Berlin pada 4–8 September, IFA menghadirkan lebih dari 1.900 merek dari 49 negara.
27
Xiaomi: ponsel, rumah, dan mobil dalam satu ekosistem
Debut Xiaomi di IFA menjadi salah satu demonstrasi paling ambisius. Stan pertamanya di ajang ini membentang lebih dari 3.300 meter persegi—pameran mandiri terbesar Xiaomi di luar negeri hingga saat ini—dengan lebih dari 380 produk, teknologi, dan demonstrasi. Fokus utamanya bukan satu ponsel atau satu perangkat rumah tangga, melainkan keluasan ekosistem Human × Car × Home.
51
52
Xiaomi menempatkan HyperOS sebagai lapisan perangkat lunak yang menyatukan perangkat pribadi, perangkat rumah pintar, dan mobilitas. Melalui simulasi penggunaan di rumah serta Xiaomi SU7 Max, perusahaan itu memperlihatkan gambaran bagaimana ketiga kategori tersebut dapat bekerja bersama. Portofolionya mencakup kebutuhan memasak dan penyimpanan makanan, pembersihan rumah, pengelolaan udara, hiburan, keamanan, perangkat pribadi, hingga mobilitas pintar.
50
59
Itulah alasan mobil menjadi bagian penting dari pameran elektronik konsumen ini. Xiaomi memajang tiga kendaraan: konsep Vision Gran Turismo, SU7 generasi baru, dan SU7 Ultra. Mobil diposisikan sebagai salah satu titik akses dalam lingkungan terhubung yang sama, bukan sekadar lini bisnis yang berdiri sendiri.
49
60
Pengenalan Mijia di Eropa serta demonstrasi robot memperluas narasi Xiaomi melampaui ponsel. Xiaomi juga menyatakan rencana investasi riset dan pengembangan global lebih dari €24 miliar pada 2026–2030, yang mencakup AI, sistem operasi, cip buatan sendiri, mobil pintar, robotika, dan manufaktur pintar. Angka tersebut adalah rencana investasi, bukan ukuran adopsi produk AI saat ini; namun arahnya jelas: Xiaomi memandang penguasaan teknologi dasar sebagai unsur penting strateginya.
56
62
TCL menjadikan layar sebagai pintu masuk AI di rumah
Lewat instalasi “AI Inspired Life” bernama Inspiration Habitat, TCL menghubungkan layar besar, perangkat seluler, pengalaman rumah pintar berbasis AI, solusi energi, dan perangkat wearable. Pendekatannya menekankan titik pertemuan AI dengan pengguna di rumah: televisi, ponsel, kacamata, dan perangkat pendamping.
6
15
Beberapa perangkat yang menjadi jangkar presentasi TCL meliputi:
- TCL X11L SQD-Mini LED TV, yang diklaim memiliki hingga 20.736 zona peredupan dan kecerahan HDR hingga 10.000 nit. Ini adalah klaim produsen, bukan hasil pengujian independen.
1
- TCL P80 Ultra, bagian dari lini ponsel pertama TCL yang memakai layar NXTPAPER AMOLED.
5
- Kacamata AR RayNeo GT Max, yang dipasarkan TCL sebagai kacamata AR pertama di dunia dengan sertifikasi Dolby Vision.
8
- AiMe, robot pendamping keluarga berbasis AI.
8
Kombinasi tersebut menyiratkan bahwa persaingan AI rumah tidak hanya berkutat pada asisten suara atau otomatisasi peralatan. Produsen layar juga berupaya menjadikan TV, ponsel, dan layar wearable sebagai antarmuka utama untuk melihat serta menggunakan layanan berbasis AI.
Samsung dan LG menjual pengalaman “lingkungan hidup” berbasis AI
Samsung mengubah format presentasinya secara mencolok. Alih-alih mengandalkan stan besar di Messe Berlin, Samsung membuka Samsung Connect—ruang imersif terpisah di Humboldt Carré, pusat Berlin. Perusahaan mengusung visi “Companion to AI Living”, yakni teknologi terhubung yang dirancang agar aktivitas sehari-hari terasa lebih cerdas dan sederhana.
43
Pilihan lokasi ini memperkuat cara industri ingin membingkai AI: bukan lagi daftar spesifikasi produk, melainkan sebuah lingkungan yang mencakup peralatan rumah, layanan, dan pengelolaan energi.
39
LG, di sisi lain, memperkenalkan ThinQ Claw, pengalaman agen AI berbasis percakapan teks dalam penawaran AI Home-nya. LG menyatakan teknologi tersebut dirancang untuk berinteraksi dengan pengguna, memahami rutinitas dan situasi, lalu mengusulkan atau menjalankan tindakan yang relevan di berbagai perangkat rumah tangga terhubung.
45
38
Lapisan komputasi dan robotika makin tampak
IFA juga menunjukkan bahwa cerita AI konsumen bergantung pada infrastruktur, bukan hanya perangkat. Keynote pembuka AMD menyoroti prosesor Ryzen AI Max Pro 400. AMD mengklaim ada peningkatan 50% pada throughput model bahasa besar dibanding generasi Max Pro 300 sebelumnya; perbandingan itu berasal dari spesifikasi perusahaan sendiri.
37
Robotika memberi ilustrasi paling nyata tentang AI yang bergerak melampaui layar. IFA menyatakan robot humanoid akan dipamerkan dalam skala terbesar sejauh ini, dengan peserta seperti Unitree, AgiBot, DeepRobotics, MagicLab, dan Pudu Robotics. Area IFA Next diperkirakan menampung sekitar 300 peserta pameran, termasuk perusahaan robotika, wearable AI, dan kacamata pintar.
35
37
Arah berikutnya untuk AI konsumen
Pergeseran strategis di IFA 2026 cukup tegas. Merek-merek besar tidak hanya menjanjikan perangkat individual yang lebih pintar, tetapi juga sistem di sekelilingnya:
- Lapisan perangkat lunak bersama untuk menghubungkan berbagai produk, seperti HyperOS yang ditekankan Xiaomi.
58
- Lapisan agen AI yang dapat memahami konteks dan mengambil tindakan, seperti konsep ThinQ Claw dari LG.
38
- Layar, perangkat wearable, dan kendaraan sebagai antarmuka sekaligus titik akhir bagi kecerdasan tersebut.
6
50
- Komputasi di perangkat dan robotika agar AI makin kapabel, lebih lokal, dan hadir secara fisik.
37
35
Visi ini masih berupa janji, belum menjadi bukti bahwa konsumen akan mengadopsi ekosistem yang sepenuhnya terhubung. Interoperabilitas, privasi, keandalan, dan manfaat nyata dari tindakan otomatis akan menentukan apakah demo-demo tersebut benar-benar menjadi bagian dari keseharian. Namun, IFA 2026 memperjelas arah persaingannya: perlombaan teknologi konsumen berikutnya tidak lagi semata-mata ditentukan oleh satu fitur AI, melainkan oleh siapa yang paling meyakinkan dalam membangun kehidupan yang saling terhubung.