George Russell sempat mencuri perhatian di awal Sprint Grand Prix Singapura 2026. Start dari baris depan, pebalap Mercedes itu melesat melewati Max Verstappen dan mengambil alih pimpinan. Namun, keunggulannya tak bertahan hingga satu putaran penuh: di tikungan terakhir, mobilnya melebar ke garis putih yang licin, berputar, lalu menghantam dinding pit.
13
15
24
35
Russell tidak terluka. Insiden itu memicu Safety Car, sedangkan Verstappen akhirnya memenangi sprint. Kimi Antonelli, rekan setim Russell sekaligus pemimpin klasemen, finis keempat dan memperbesar keunggulannya.
13
15
22
24
Kronologi kecelakaan Russell
Start sprint tertunda sekitar 30 menit akibat hujan deras. Saat lomba dimulai, Russell yang start dari posisi kedua melakukan start bagus dan menyalip Verstappen, pemegang pole position, untuk memimpin.
3
49
Kecelakaan terjadi di tikungan terakhir pada akhir lap pembuka, saat Russell bersiap memulai lap kedua. Laporan menyebut roda mobilnya menyentuh atau melewati garis putih di sisi kerb—bagian lintasan yang sangat licin dalam kondisi basah. Mercedes itu kemudian berputar dan menghantam dinding pit.
24
35
36
Mobil Russell sempat bergulir kembali melintasi lintasan, tetapi pebalap lain berhasil menghindarinya. Safety Car langsung dikerahkan. Melalui radio tim, Russell meminta maaf beberapa kali dan memastikan bahwa dirinya baik-baik saja.
22
24
Soal pemicu persisnya, laporan yang tersedia tidak sepenuhnya seragam. Russell menyebutnya salah perhitungan dan kesalahan konyol, sementara laporan lain menyebut lonjakan daya baterai mendorong mobilnya ke arah garis putih. Namun, urutan kejadian utamanya sama: mobil melebar di bagian lintasan yang basah, kehilangan kendali, lalu menabrak dinding.
9
10
Verstappen menang, Hamilton finis kedua
Sebelum sprint, Verstappen merebut pole position dengan unggul 0,120 detik atas Russell. Kimi Antonelli lolos di posisi ketujuh, sedangkan Lewis Hamilton berada di posisi keenam.
47
Setelah Russell tersingkir, Verstappen mempertahankan posisi terdepan hingga finis. Hamilton menjadi runner-up, disusul Charles Leclerc di posisi ketiga dan Antonelli di posisi keempat. Jadi, Hamilton finis kedua—bukan ketiga—meski memulai sprint dari posisi keenam.
13
18
47
Dampak bagi perebutan gelar
Russell kehilangan kesempatan meraih poin saat sedang memimpin. Sebaliknya, finis keempat memberi Antonelli tambahan poin dan memperlebar jarak di klasemen menjadi 89 poin, dengan tujuh seri Grand Prix tersisa.
5
15
Russell juga sudah dijadwalkan memulai Grand Prix hari Minggu dari barisan belakang akibat penalti penggantian mesin. Penalti itu merupakan konsekuensi terpisah dari kecelakaan sprint.
34
46
Mercedes menjalankan dua spesifikasi mobil berbeda di Singapura. Antonelli memakai paket pembaruan terbaru, sedangkan Russell kembali ke konfigurasi sebelumnya agar tim dapat membandingkan performa kedua paket tersebut.
6
40
Bukan sekadar hujan seperti di Sepang
Penundaan sprint di Singapura dikaitkan dengan hujan deras. Balapan sebelumnya di Sepang—yang menjadi tuan rumah Grand Prix Bahrain—juga terganggu cuaca, tetapi saat itu masalah perangkat lunak turut menyebabkan kebingungan mengenai urutan grid.
17
19