Kerangka ini tidak secara langsung mengubah suplai Ethereum, aktivitas jaringannya, maupun arus kasnya. Dampaknya terhadap harga lebih bersifat tidak langsung: aturan yang lebih jelas dapat mengurangi diskon risiko hukum dan pendanaan yang selama ini dibebankan kepada proyek serta bursa kripto. Reuters menyebut proposal tersebut sebagai langkah besar menuju aturan yang lebih sesuai untuk industri kripto. SEC mengatakan proposal itu mengikuti interpretasi lembaga tersebut pada Maret 2026 mengenai penerapan hukum sekuritas federal terhadap aset dan transaksi kripto tertentu.
Tetapi, Regulation Crypto Assets masih berupa proposal. Bahasa final, waktu penerapan, dan ketahanannya terhadap tantangan hukum belum dipastikan. Karena itu, pengumuman SEC lebih tepat dipandang sebagai katalis sentimen, bukan penyelesaian regulasi yang sudah berlaku.
Likuidasi derivatif menjelaskan mengapa reli berlangsung sangat cepat. Namun, arus dana ETF spot menunjukkan bahwa sebagian pergerakan tersebut juga didukung permintaan untuk mendapatkan eksposur Ethereum melalui produk yang teregulasi.
Satu laporan mencatat arus dana masuk bersih sekitar US$189,15 juta ke ETF Ethereum spot di Amerika Serikat pada 19 Agustus. Laporan terpisah memperkirakan arus dana pada 20 Agustus melampaui US$220 juta, dengan salah satu estimasi mencapai US$220,77 juta.
Data ini penting karena aksi penutupan posisi short bersifat sementara. Ketika posisi trader dilikuidasi, sistem bursa memaksa pembelian atau penjualan untuk menutup posisi tersebut. Transaksi itu tidak selalu mencerminkan keputusan investasi jangka panjang.
Sebaliknya, arus dana ETF yang terus bertahan setelah gelombang likuidasi mereda akan menjadi penguji yang lebih kuat untuk mengetahui apakah minat beli ETH benar-benar berkelanjutan.
Angka arus dana dari berbagai laporan tidak sepenuhnya konsisten dalam hal total dan tanggal pengukuran. Karena itu, angka tersebut sebaiknya diperlakukan sebagai estimasi data pasar yang sensitif terhadap waktu, bukan satu catatan definitif.
Setelah ETH menembus area resistansi utama di sekitar US$2.000 dan kemudian US$2.150, trader yang bertaruh pada penurunan harga terpaksa membeli kembali kontrak atau mengalami likuidasi.
Laporan pasar memperkirakan total likuidasi posisi short di pasar kripto berada di kisaran US$2,5 miliar hingga US$2,7 miliar dalam periode terkait. Untuk ETH sendiri, nilai likuidasi dalam sejumlah laporan melampaui US$1 miliar.
Mekanismenya membentuk lingkaran penguatan:
Laporan lain juga menggambarkan lonjakan volume perdagangan sekitar 480% dalam 24 jam, meski angka volume dan persentasenya berbeda-beda menurut sumber serta metode pengukuran. Aktivitas yang meningkat menandakan partisipasi pasar bertambah, tetapi tidak dengan sendirinya membedakan akumulasi jangka panjang dari perdagangan berleverage.
Ujian pertama berada di area US$2.400–US$2.450. Zona ini merupakan ambang psikologis sekaligus area resistansi teknikal.
Salah satu laporan menyebut penutupan mingguan di atas sekitar US$2.450 dapat membuka peluang menuju US$2.500 dan US$3.000. Laporan lain menyebut potensi jalur menuju US$2.800–US$3.000 setelah breakout dikonfirmasi.
Referensi teknikal terpisah mencantumkan resistansi bertahap di sekitar US$2.550, US$2.647, dan US$2.721. Level-level tersebut merupakan skenario berbasis grafik, bukan jaminan atau prakiraan jangka panjang yang pasti.
Skenario bullish akan lebih kuat jika:
Sebaliknya, penolakan di sekitar US$2.450 yang diikuti pengujian ulang zona breakout akan menjadi sinyal yang lebih hati-hati. Kondisi ini tidak otomatis membatalkan reli, tetapi menunjukkan bahwa pembeli masih perlu menyerap pasokan dari trader yang merealisasikan keuntungan.
RSI di sekitar 86 mencerminkan momentum jangka pendek yang luar biasa kuat, tetapi juga menempatkan ETH jauh di wilayah jenuh beli. Kondisi jenuh beli tidak berarti harga pasti langsung jatuh—tren yang kuat dapat bertahan di level tersebut. Namun, ruang untuk menerima kejutan negatif menjadi lebih kecil, sehingga aksi ambil untung atau konsolidasi lebih mungkin terjadi.
Pergerakan ETH yang dilaporkan sekitar 5,5% di atas Bollinger Band atas menunjukkan harga telah bergerak jauh melampaui rentang volatilitas terbarunya. Hal ini dapat terjadi dalam breakout yang kuat, tetapi penyimpangan tersebut membutuhkan pembelian berkelanjutan untuk dipertahankan. Jika permintaan melambat, risiko harga kembali mendekati rata-ratanya meningkat.
MACD satu jam yang melemah ketika harga masih berada di level tinggi dapat menandakan momentum jangka pendek mulai kehilangan tenaga. Ini merupakan peringatan kelelahan momentum, bukan bukti pasti bahwa tren telah berbalik. Tren yang lebih besar masih bisa positif meski bagian tercepat dari reli mulai mereda.
Pertanyaan utama bagi ETH adalah apa yang tersisa setelah sebagian besar trader short tersingkir. Likuidasi dapat menghapus banyak posisi bearish dalam waktu singkat, tetapi tidak membuktikan bahwa investor akan terus mengakumulasi ETH pada harga yang lebih tinggi.
Karena itu, arus dana ETF menjadi data konfirmasi penting. Sebaliknya, volume yang terutama berasal dari derivatif berleverage akan memberikan sinyal yang lebih lemah mengenai keberlanjutan reli.
Pergerakan Ethereum terjadi dalam reli risk-on yang lebih luas di pasar kripto. Jika Bitcoin tertahan atau sentimen terhadap aset berisiko berbalik, ETH dapat ikut tertekan.
Komentar pasar yang menyertai pergerakan ini juga menyoroti pendekatan Bitcoin menuju level resistansi bulat utama, ketidakpastian geopolitik, dan siklus pemilu sela Amerika Serikat sebagai sumber volatilitas potensial. Faktor-faktor tersebut adalah skenario risiko, bukan penjelasan yang dapat diukur secara terpisah sebagai penyebab pergerakan ETH berdasarkan sumber yang tersedia.
Proposal SEC juga masih menjadi sumber ketidakpastian. Jika disahkan, kerangka itu dapat memperbaiki prospek regulasi industri. Namun, isinya masih dapat berubah selama proses komentar publik, penerapannya bisa tertunda, dan proposal tersebut dapat menghadapi tantangan hukum. Berita regulasi yang positif tidak sama dengan aturan yang sudah berlaku.
Kenaikan Ethereum hampir 30% paling tepat dipahami sebagai breakout yang dipicu katalis dan diperbesar oleh leverage. Proposal SEC memperbaiki narasi regulasi, arus dana ETF menunjukkan minat nyata di pasar spot, dan likuidasi posisi short ETH yang dilaporkan melampaui US$1 miliar mempercepat penembusan resistansi.
Ujian penting berikutnya adalah apakah ETH mampu bertahan di area US$2.400–US$2.450 setelah pembelian paksa mereda. Jika harga bertahan, arus dana ETF terus masuk, dan leverage menurun, peluang menuju skenario US$2.800–US$3.000 akan terlihat lebih kuat.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan zona tersebut—terutama ketika RSI berada di sekitar 86 dan momentum jangka pendek melemah—akan lebih mendukung skenario konsolidasi atau koreksi sebelum Ethereum mencoba bergerak lebih tinggi lagi.