Faktor penting lain yang mendorong perhatian pasar adalah keterlibatan Bitwise, manajer aset kripto yang mengkurasi pool pinjaman institusional khusus untuk USDe di Jupiter Lend.
Dalam struktur ini, Bitwise disebut menyediakan fungsi seperti pengawasan manajemen aset atau tata kelola risiko untuk pasar pinjaman tersebut. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan DeFi yang lebih ramah bagi institusi dengan risiko yang lebih terkendali.
Bagi pasar, hal ini penting karena dua alasan utama:
Di sisi infrastruktur, peningkatan kapasitas bridge ke Solana juga membantu arus dana masuk. Salah satu bridge bahkan sempat menaikkan batas transfer hingga $30 juta per jam untuk mengakomodasi permintaan yang meningkat.
Model ekonomi USDe memang cocok dengan ekosistem trading yang penuh leverage. Stablecoin ini merupakan bagian dari sistem Ethena yang menghasilkan yield melalui strategi delta‑neutral berbasis pasar derivatif.
Dalam konteks Jupiter Lend, trader bisa menjalankan strategi seperti berikut:
Strategi ini sering disebut looping dalam DeFi. Ketika strategi tersebut menguntungkan, deposit dan permintaan stablecoin bisa meningkat sangat cepat.
Ekspansi ke Solana juga terjadi saat ekosistem Ethena sedang mengalami momentum positif.
Data on‑chain menunjukkan lonjakan aktivitas wallet baru dan transaksi besar, mencatat pertumbuhan jaringan terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
Selain itu, Grayscale memasukkan token ENA ke dalam DeFi Fund‑nya dengan porsi sekitar 13,59%. Langkah ini memperkuat narasi bahwa Ethena mulai menarik perhatian institusi.
Gabungan antara integrasi baru, aktivitas whale, dan eksposur dari manajer aset besar membuat cerita pertumbuhan Ethena semakin kuat di pasar.
Meski datanya terlihat impresif, beberapa analis mengingatkan bahwa lonjakan seperti ini belum tentu berarti adopsi jangka panjang.
Ada beberapa alasan utama.
Di DeFi, likuiditas biasanya berpindah ke tempat dengan imbal hasil tertinggi. Jika deposit terutama didorong oleh strategi leverage atau insentif sementara, modal tersebut bisa keluar dengan cepat ketika yield turun.
Contoh sebelumnya menunjukkan pasokan USDe bisa turun tajam ketika kondisi pasar berubah atau funding rate melemah.
Karena jaminan bisa dipakai berulang dalam posisi leverage, Total Value Locked (TVL) bisa meningkat tanpa benar‑benar mencerminkan modal baru yang masuk ke ekosistem.
Pasokan stablecoin di pasar kripto memang meningkat, tetapi TVL DeFi secara keseluruhan tidak selalu naik sebanding. Ini menunjukkan sebagian likuiditas mungkin hanya berputar di strategi trading, bukan masuk sebagai modal jangka panjang.
Permintaan USDe juga sangat bergantung pada aktivitas pasar derivatif dan funding rate. Ketika trading derivatif sedang ramai, yield bisa tinggi dan menarik modal. Namun jika sentimen pasar melemah, permintaan bisa turun dengan cepat.
Lonjakan USDe di Solana menunjukkan adanya product‑market fit yang kuat untuk stablecoin yang digunakan sebagai jaminan trading.
Dengan mengintegrasikan USDe ke Jupiter Lend dan membangun narasi institusional melalui Bitwise, Ethena membuka saluran permintaan baru di ekosistem Solana DeFi.
Namun pertanyaan besarnya belum terjawab: apakah likuiditas tersebut akan bertahan.
Jika deposit tetap tinggi setelah peluang yield awal menurun, itu bisa menjadi tanda adopsi institusional yang nyata. Tetapi jika likuiditas cepat keluar ketika leverage dan insentif berkurang, lonjakan ini kemungkinan hanya siklus DeFi klasik yang didorong strategi yield jangka pendek.
Untuk saat ini, pertumbuhan USDe di Solana terlihat kuat—tetapi masih dalam fase pembuktian.
Comments
0 comments