Apple menggunakan kombinasi peninjau manusia dan sistem machine learning untuk menganalisis pola kode, mendeteksi perilaku mencurigakan, dan menandai pembaruan berisiko. Teknologi AI juga membantu mengidentifikasi aplikasi tiruan, varian malware, dan fitur yang menipu pengguna dengan lebih cepat.
Banyak aktivitas penipuan bermula dari upaya membuat akun dalam jumlah besar secara otomatis.
Sepanjang 2025, Apple melaporkan telah memblokir:
Menghentikan akun bermasalah sejak awal membantu mencegah berbagai praktik manipulatif seperti ulasan palsu, penipuan pembayaran, hingga promosi aplikasi scam.
Tidak hanya pengguna, Apple juga menindak pelaku penipuan di sisi developer.
Menurut laporan keamanan perusahaan:
Langkah ini penting untuk mencegah pelaku jahat terus mengunggah aplikasi scam, aplikasi tiruan, atau perangkat lunak berbahaya.
Sumber penipuan lain yang sering muncul adalah penyalahgunaan sistem pembayaran, termasuk penggunaan kartu kredit curian untuk pembelian dalam aplikasi atau langganan.
Apple mengatakan sistem deteksi penipuannya mampu mengidentifikasi aktivitas pembayaran yang mencurigakan dan memblokir transaksi yang terkait dengan metode pembayaran yang telah disusupi. Upaya ini menjadi bagian dari lebih dari $2,2 miliar transaksi penipuan yang berhasil dicegah pada 2025.
Apple juga mengambil tindakan terhadap aplikasi yang sudah terlanjur tersedia ketika terbukti menyesatkan pengguna.
Pada 2025, perusahaan melaporkan telah menghapus:
Selain itu, Apple juga memerangi manipulasi sistem penemuan aplikasi seperti ulasan palsu dan spam rating, yang sering dipakai untuk menaikkan peringkat aplikasi scam.
Di luar App Store resmi, Apple juga memantau platform distribusi aplikasi ilegal atau pasar aplikasi bajakan yang sering menyebarkan versi aplikasi yang dimodifikasi atau berbahaya.
Pada 2025, Apple mengidentifikasi dan memblokir sekitar 28.000 aplikasi ilegal yang beredar di platform semacam itu, termasuk malware, aplikasi bajakan, perangkat lunak perjudian, dan konten terlarang lainnya.
Apple menggambarkan perlindungan App Store sebagai sistem pertahanan berlapis yang bekerja di beberapa tahap sekaligus:
Tujuannya adalah menghentikan aktivitas berbahaya sebelum mencapai pengguna, sekaligus mendeteksi ancaman yang mungkin lolos dari pemeriksaan awal.
Secara keseluruhan, Apple mengatakan kombinasi langkah-langkah tersebut membantu mencegah lebih dari $2,2 miliar potensi penipuan di App Store pada 2025, sekaligus melindungi pengguna dan developer yang sah dari kerugian finansial maupun perangkat lunak berbahaya.
Comments
0 comments