Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta. Selama pembatasan, pengguna masih dapat menarik aset, membayar utang, dan mengalami likuidasi.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did Aave, the largest decentralized lending protocol, respond to the October 29–30 Binance hack and reopen its V3 and V4 markets, includ. Article summary: Aave’s response was a precautionary restriction on new lending activity, not a response to an exploit of its own contracts; it subsequently reopened V3 and V4 on October 30.[2][9] Binance put the incident’s impact at abo. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Respons darurat Aave terhadap insiden dompet panas Binance pada 29 Oktober bukanlah menghentikan seluruh protokol. Aave membatasi aktivitas pasokan dan pinjaman baru di sebagian besar pasar V3 dan V4 setelah dompet yang terkait dengan peretas menggunakan Aave untuk meminjam 19.762 WETH dengan jaminan 60 juta USDT. Keesokan harinya, Aave membuka kembali pasar V3 dan V4, tetapi mempertahankan sembilan token pada rasio pinjaman terhadap nilai jaminan (LTV) nol. Artinya, token-token tersebut tidak bisa dipakai sebagai jaminan untuk pinjaman baru.1
2
Menurut laporan insiden Aave, dompet panas Binance melakukan transfer besar di jaringan Ethereum pada pukul 20.24 UTC, 29 Oktober. Pada rentang pukul 20.58 hingga 21.01 UTC, sebuah dompet dalam kelompok yang dikaitkan dengan pelaku memasok 60 juta USDT ke Aave V3 Ethereum Core, lalu meminjam 19.762 WETH. Nilai pinjaman itu sekitar $44,6 juta saat itu.1
3
Transaksi tersebut terjadi sebelum pembatasan darurat Aave diberlakukan. Laporan berikutnya menyebut posisi pinjaman itu masih terbuka dan mendekati likuidasi. Informasi yang tersedia tidak menunjukkan bahwa pembukaan kembali pasar Aave membatalkan atau melunasi pinjaman tersebut.1
14
Guardian Aave membekukan 175 reserve di V3 pada 16 jaringan serta 117 reserve di V4 pada empat jaringan. Pelaksanaan pembatasan dilaporkan berlangsung pada 29 Oktober, antara pukul 21.42 dan 23.04 UTC.1
5
Pembatasan itu menghentikan pasokan dan pinjaman baru pada reserve yang terdampak. Namun, pengguna tetap bisa menarik aset, membayar pinjaman, dan melikuidasi posisi. Laporan juga menyebut tidak ada pasar yang dihentikan sepenuhnya.1
5 Dengan kata lain, pengguna masih memiliki beberapa cara untuk mengelola posisi yang sudah ada, meski aktivitas baru dibatasi.
Aave menyatakan kontraknya tidak terdampak dan posisi yang ada tetap memiliki jaminan penuh.15 Pernyataan tersebut bukan berarti setiap peminjam bebas dari risiko likuidasi: likuidasi tetap bisa dilakukan selama pembatasan, sementara posisi pinjaman yang dikaitkan dengan pelaku dilaporkan masih terbuka.
5
14
Aave melaporkan bahwa seluruh pasar V3 dan V4 dibuka kembali pada 30 Oktober. Sembilan token tetap memiliki LTV nol, sehingga tidak bisa dijadikan jaminan untuk mendukung pinjaman baru.2 Laporan yang tersedia memastikan tanggal pembukaan kembali, tetapi tidak menyebutkan waktu transaksi pembukaan setiap pasar secara terperinci.
Aave juga menyesuaikan parameter suku bunga ketika pasar masih dibatasi. Dalam pembaruan pada 30 Oktober, Risk Stewards Aave mengatakan mereka menurunkan Slope2—bagian dari skema suku bunga yang berlaku saat utilisasi tinggi—untuk reserve stablecoin utama dan WETH di V4 Ethereum Core Hub. Tujuannya agar suku bunga pinjaman saat utilisasi penuh tidak melebihi 10% APR. Menurut pembaruan itu, penarikan dari pemasok dana mendorong utilisasi reserve terkait ke kisaran 92%–100% ketika pasokan baru diblokir.17
Binance memperkirakan dampak total insiden itu sekitar $6,3 miliar dan melaporkan sekitar $3 miliar aset telah dibekukan secara on-chain. Angka tersebut merujuk pada perkiraan dampak dan aset yang dibekukan—bukan jumlah yang dipastikan sudah dipulihkan dan dikembalikan kepada pengguna.9
Secara terpisah, Binance mengatakan kerugian akan ditanggung menggunakan dana SAFU dan dana perusahaan. CEO Richard Teng kemudian menyatakan lebih dari $6,34 miliar telah disiapkan, termasuk $5 miliar yang sudah tersedia dalam token-token terdampak seperti USDC, USDT, BTC, ETH, dan BNB.21 Informasi yang tersedia tidak memastikan kapan seluruh aset yang dibekukan akan dipulihkan.
Gambaran paling jelas tentang respons Aave adalah pembatasan sementara untuk mencegah aktivitas pinjaman baru, disusul pembukaan kembali secara bertahap. Peminjaman yang dikaitkan dengan pelaku sudah terjadi sebelum pembatasan; pengguna tetap dapat melakukan beberapa tindakan penting untuk mengelola posisi mereka; dan seluruh pasar V3 serta V4 kembali dibuka keesokan harinya, dengan sembilan token tetap dikecualikan sebagai jaminan.1
2
5
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta.
Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta. Selama pembatasan, pengguna masih dapat menarik aset, membayar utang, dan mengalami likuidasi.
Binance memperkirakan dampak insiden sekitar $6,3 miliar dan melaporkan sekitar $3 miliar aset telah dibekukan secara on chain.
Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta. Selama pembatasan, pengguna masih dapat menarik aset, membayar utang, dan mengalami likuidasi.
Diterbitkan olehDiedit dengan GPT-6 LunaGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did Aave, the largest decentralized lending protocol, respond to the October 29–30 Binance hack and reopen its V3 and V4 markets, includ. Article summary: Aave’s response was a precautionary restriction on new lending activity, not a response to an exploit of its own contracts; it subsequently reopened V3 and V4 on October 30.[2][9] Binance put the incident’s impact at abo. Topic tags: general, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fa
Respons darurat Aave terhadap insiden dompet panas Binance pada 29 Oktober bukanlah menghentikan seluruh protokol. Aave membatasi aktivitas pasokan dan pinjaman baru di sebagian besar pasar V3 dan V4 setelah dompet yang terkait dengan peretas menggunakan Aave untuk meminjam 19.762 WETH dengan jaminan 60 juta USDT. Keesokan harinya, Aave membuka kembali pasar V3 dan V4, tetapi mempertahankan sembilan token pada rasio pinjaman terhadap nilai jaminan (LTV) nol. Artinya, token-token tersebut tidak bisa dipakai sebagai jaminan untuk pinjaman baru.1
2
Menurut laporan insiden Aave, dompet panas Binance melakukan transfer besar di jaringan Ethereum pada pukul 20.24 UTC, 29 Oktober. Pada rentang pukul 20.58 hingga 21.01 UTC, sebuah dompet dalam kelompok yang dikaitkan dengan pelaku memasok 60 juta USDT ke Aave V3 Ethereum Core, lalu meminjam 19.762 WETH. Nilai pinjaman itu sekitar $44,6 juta saat itu.1
3
Transaksi tersebut terjadi sebelum pembatasan darurat Aave diberlakukan. Laporan berikutnya menyebut posisi pinjaman itu masih terbuka dan mendekati likuidasi. Informasi yang tersedia tidak menunjukkan bahwa pembukaan kembali pasar Aave membatalkan atau melunasi pinjaman tersebut.1
14
Guardian Aave membekukan 175 reserve di V3 pada 16 jaringan serta 117 reserve di V4 pada empat jaringan. Pelaksanaan pembatasan dilaporkan berlangsung pada 29 Oktober, antara pukul 21.42 dan 23.04 UTC.1
5
Pembatasan itu menghentikan pasokan dan pinjaman baru pada reserve yang terdampak. Namun, pengguna tetap bisa menarik aset, membayar pinjaman, dan melikuidasi posisi. Laporan juga menyebut tidak ada pasar yang dihentikan sepenuhnya.1
5 Dengan kata lain, pengguna masih memiliki beberapa cara untuk mengelola posisi yang sudah ada, meski aktivitas baru dibatasi.
Aave menyatakan kontraknya tidak terdampak dan posisi yang ada tetap memiliki jaminan penuh.15 Pernyataan tersebut bukan berarti setiap peminjam bebas dari risiko likuidasi: likuidasi tetap bisa dilakukan selama pembatasan, sementara posisi pinjaman yang dikaitkan dengan pelaku dilaporkan masih terbuka.
5
14
Aave melaporkan bahwa seluruh pasar V3 dan V4 dibuka kembali pada 30 Oktober. Sembilan token tetap memiliki LTV nol, sehingga tidak bisa dijadikan jaminan untuk mendukung pinjaman baru.2 Laporan yang tersedia memastikan tanggal pembukaan kembali, tetapi tidak menyebutkan waktu transaksi pembukaan setiap pasar secara terperinci.
Aave juga menyesuaikan parameter suku bunga ketika pasar masih dibatasi. Dalam pembaruan pada 30 Oktober, Risk Stewards Aave mengatakan mereka menurunkan Slope2—bagian dari skema suku bunga yang berlaku saat utilisasi tinggi—untuk reserve stablecoin utama dan WETH di V4 Ethereum Core Hub. Tujuannya agar suku bunga pinjaman saat utilisasi penuh tidak melebihi 10% APR. Menurut pembaruan itu, penarikan dari pemasok dana mendorong utilisasi reserve terkait ke kisaran 92%–100% ketika pasokan baru diblokir.17
Binance memperkirakan dampak total insiden itu sekitar $6,3 miliar dan melaporkan sekitar $3 miliar aset telah dibekukan secara on-chain. Angka tersebut merujuk pada perkiraan dampak dan aset yang dibekukan—bukan jumlah yang dipastikan sudah dipulihkan dan dikembalikan kepada pengguna.9
Secara terpisah, Binance mengatakan kerugian akan ditanggung menggunakan dana SAFU dan dana perusahaan. CEO Richard Teng kemudian menyatakan lebih dari $6,34 miliar telah disiapkan, termasuk $5 miliar yang sudah tersedia dalam token-token terdampak seperti USDC, USDT, BTC, ETH, dan BNB.21 Informasi yang tersedia tidak memastikan kapan seluruh aset yang dibekukan akan dipulihkan.
Gambaran paling jelas tentang respons Aave adalah pembatasan sementara untuk mencegah aktivitas pinjaman baru, disusul pembukaan kembali secara bertahap. Peminjaman yang dikaitkan dengan pelaku sudah terjadi sebelum pembatasan; pengguna tetap dapat melakukan beberapa tindakan penting untuk mengelola posisi mereka; dan seluruh pasar V3 serta V4 kembali dibuka keesokan harinya, dengan sembilan token tetap dikecualikan sebagai jaminan.1
2
5
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta.
Sebelum pembatasan berlaku, sebuah dompet yang terkait dengan peretas Binance memasok 60 juta USDT dan meminjam 19.762 WETH, senilai sekitar $44,6 juta. Selama pembatasan, pengguna masih dapat menarik aset, membayar utang, dan mengalami likuidasi.
Binance memperkirakan dampak insiden sekitar $6,3 miliar dan melaporkan sekitar $3 miliar aset telah dibekukan secara on chain.