Transaksi opsi Brent setara 134 juta barel memasang taruhan bahwa harga minyak bisa turun di bawah $90 sebelum Juli. Struktur put spread $91/$90 menunjukkan ekspektasi penurunan cepat namun terbatas, bukan kejatuhan besar harga minyak.

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How did a massive 134-million-barrel bearish options bet on Brent crude affect oil markets, what does the $91/$90 July put spread suggest ab. Article summary: The 134-million-barrel Brent put-spread trade added a clear bearish signal to an already headline-driven oil market: it suggested at least one large trader was positioning for a fast drop toward the low-$90s even while I. Topic tags: general, general web, user generated. Reference image context from search candidates: Reference image 1: visual subject "Brent crude crashed to around $99 a barrel from $112 before the pre-announcement trades took place, while WTI fell to $86 from closer to $99" source context "Traders bet $500M on oil price just before Trump’s post on delay to Iran attack" Reference image 2: visual subject "A view shows oil pump jacks outside Alme
Pasar minyak global sudah sangat bergejolak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah ketika sebuah transaksi derivatif raksasa tiba‑tiba muncul: taruhan bearish pada Brent crude setara 134 juta barel. Besarnya posisi ini langsung menarik perhatian pelaku pasar karena terjadi saat risiko konflik Iran meningkat dan jalur pengiriman minyak global berada di bawah sorotan.
Transaksi tersebut tidak serta‑merta menjatuhkan harga minyak. Namun bagi banyak trader, langkah ini memberi sinyal kuat bahwa sebagian investor besar sedang bersiap menghadapi kemungkinan penurunan harga Brent dalam waktu dekat.
Pada Mei 2026, sebuah transaksi blok tunggal mengeksekusi put spread Brent crude untuk kontrak Juli dengan strike $91 dan $90, mewakili sekitar 134.000 kontrak atau 134 juta barel minyak sebagai aset dasarnya. Ukuran transaksi ini tergolong sangat besar untuk pasar opsi minyak.
Struktur put spread bekerja dengan cara membeli satu opsi put dan menjual put lain pada harga yang lebih rendah.
Artinya dalam transaksi ini:
Struktur seperti ini sering dianggap sebagai event‑driven trade—posisi yang diambil karena trader memperkirakan suatu peristiwa tertentu bisa memicu pergerakan harga cepat dalam waktu dekat.
Taruhan besar tersebut muncul ketika harga minyak sudah bergerak liar akibat perkembangan geopolitik terkait Iran.
Laporan pasar menunjukkan Brent sempat bergerak tajam naik‑turun karena sinyal perang dari Washington dan kondisi likuiditas pasar yang tipis, yang memperbesar volatilitas harga.
Dalam situasi seperti ini, transaksi derivatif berskala besar dapat memengaruhi beberapa hal sekaligus:
Alih‑alih langsung menjatuhkan harga, transaksi ini lebih memperjelas perpecahan pandangan pasar: sebagian investor fokus pada risiko pasokan yang bisa mendorong harga naik, sementara yang lain justru memasang perlindungan terhadap penurunan mendadak.
Salah satu alasan utama volatilitas minyak adalah Selat Hormuz, jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan pasar global. Sebagian besar ekspor minyak dari Timur Tengah melewati jalur ini.
Beberapa perkembangan terbaru yang memicu pergerakan harga antara lain:
Karena faktor ini, setiap berita terkait lalu lintas kapal tanker atau kebijakan Iran mengenai jalur tersebut bisa memicu perubahan harga minyak dalam hitungan menit.
Transaksi opsi 134 juta barel juga muncul di tengah meningkatnya perhatian regulator terhadap pola perdagangan yang tidak biasa di pasar minyak.
Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa posisi besar dilaporkan muncul tepat sebelum pengumuman geopolitik yang memengaruhi harga minyak. Salah satu contohnya adalah taruhan sekitar $760 juta pada penurunan minyak sekitar 20 menit sebelum Iran mengumumkan Selat Hormuz dibuka, setelah itu harga minyak jatuh tajam.
Perdagangan spekulatif memang lazim di pasar komoditas. Namun jika posisi besar berulang kali muncul sebelum berita penting, regulator biasanya mempertimbangkan kemungkinan seperti:
Sampai sekarang tidak ada bukti bahwa transaksi opsi Brent 134 juta barel melibatkan informasi ilegal, dan identitas trader di balik transaksi tersebut belum diketahui publik.
Walaupun ada taruhan bearish besar, sejumlah faktor masih bisa mendorong Brent lebih tinggi dalam jangka pendek.
Potensi pemicu kenaikan harga meliputi:
Di pasar opsi bahkan muncul taruhan ekstrem bahwa Brent bisa melonjak sangat tinggi jika gangguan pasokan berlanjut, dengan beberapa skenario menyebut kemungkinan harga mencapai sekitar $150 per barel.
Struktur put spread $91/$90 menunjukkan trader melihat peluang lain: hilangnya premi risiko geopolitik secara cepat.
Beberapa faktor yang dapat mendorong penurunan harga antara lain:
Bahkan kabar bahwa sejumlah kapal berhasil melewati selat sudah pernah memicu penurunan harga minyak dalam waktu singkat.
Dalam jangka pendek, skenario paling realistis bukanlah tren satu arah, melainkan pasar yang sangat dipengaruhi berita geopolitik.
Saat ini ada dua kekuatan yang saling tarik‑menarik:
Selama ketidakpastian tersebut belum terselesaikan, harga Brent kemungkinan akan terus bergerak tajam ke dua arah—dan transaksi besar seperti taruhan 134 juta barel ini menunjukkan bagaimana trader mencoba menavigasi risiko yang sangat tidak pasti tersebut.
Studio Global AI
Use this topic as a starting point for a fresh source-backed answer, then compare citations before you share it.
Transaksi opsi Brent setara 134 juta barel memasang taruhan bahwa harga minyak bisa turun di bawah $90 sebelum Juli.
Transaksi opsi Brent setara 134 juta barel memasang taruhan bahwa harga minyak bisa turun di bawah $90 sebelum Juli. Struktur put spread $91/$90 menunjukkan ekspektasi penurunan cepat namun terbatas, bukan kejatuhan besar harga minyak.
Ketegangan Iran dan risiko gangguan di Selat Hormuz membuat harga minyak sangat sensitif terhadap berita geopolitik.