Selama bertahun-tahun berikutnya, sang pemilik mencoba menebak kata sandi dalam jumlah yang sangat besar dan metode pemulihan lainnya tanpa hasil. Akhirnya, pencarian bergeser ke arah meninjau cadangan-cadangan lama dan artefak digital dari perangkat-perangkat lamanya.
Sebagai upaya terakhir, pengguna tersebut dilaporkan mengunggah isi dari sebuah arsip cadangan komputer lama masa kuliah ke Claude untuk dianalisis. Idenya sederhana: biarkan AI mencari di antara file-file yang terlupakan selama bertahun-tahun untuk menemukan apa pun yang terkait dengan dompet tersebut.
Di dalam file-file itu, Claude berhasil mengidentifikasi sebuah artefak penting:
Dompet Bitcoin Core secara historis menyimpan kunci privat dalam sebuah file bernama wallet.dat. Jika file tersebut dienkripsi dengan kata sandi, akses sepenuhnya bergantung pada pemulihan kata sandi yang benar atau mendekripsi file tersebut menggunakan kredensial yang terkait.
Sekitar waktu yang sama, pengguna tersebut dilaporkan menemukan kembali sebuah frasa pemulihan mnemonic di antara catatan atau file lama. Claude membantu menganalisis data tersebut dan menentukan bahwa frasa itu dapat dikaitkan dengan file dompet yang ditemukan sebelumnya.
Dengan menghubungkan frasa mnemonic dengan file dompet yang dipulihkan, AI membantu mempersempit proses pemulihan dan mengidentifikasi jalur yang tepat untuk mendekripsi dompet.
Setelah data yang diperlukan terhubung, sang pemilik dapat melanjutkan upaya pemulihan kata sandi dan kunci menggunakan alat-alat khusus.
Proses pemulihan mengandalkan BTCRecover, sebuah alat sumber terbuka yang dirancang untuk membantu memulihkan dompet mata uang kripto ketika pengguna mengingat sebagian kata sandi atau frasa awal (seed phrase).
BTCRecover bekerja dengan menghasilkan kandidat kata sandi atau variasi frasa awal dan mengujinya terhadap file dompet terenkripsi. Alat ini umum digunakan ketika pengguna memiliki informasi parsial tetapi tidak dapat merekonstruksi kredensial yang tepat.
Laporan menyebutkan Claude membantu mengidentifikasi masalah dalam alur kerja pemulihan pengguna yang melibatkan alat tersebut. Secara spesifik:
Kisah yang beredar di publik tidak memberikan detail teknis pasti tentang bug atau perbaikannya. Namun, dokumentasi untuk BTCRecover mencatat bahwa operasi tertentu—seperti pemeriksaan kata sandi duplikat—dapat menghabiskan memori yang sangat besar atau tampak macet saat memproses ruang pencarian yang besar.
Setelah masalah tersebut teratasi, kunci privat dompet dilaporkan dapat diekstraksi dan dikonversi ke dalam Wallet Import Format (WIF) untuk digunakan di dompet modern.
Terlepas dari berita utama yang menyiratkan AI "membobol" Bitcoin, para pakar keamanan menekankan bahwa tidak ada dalam kisah ini yang mengindikasikan jaringan Bitcoin itu sendiri telah dikompromikan.
Sebaliknya, pemulihan ini bergantung pada tiga data yang sudah ada milik pemilik dompet:
wallet.dat)Peran Claude pada dasarnya adalah sebagai asisten forensik—mencari kumpulan file besar, mengenali artefak dompet, dan membantu memecahkan masalah perangkat lunak pemulihan.
Keamanan kriptografi Bitcoin tidak dilewati; kunci dipulihkan menggunakan data historis milik sang pemilik sendiri.
Episode ini telah menarik perhatian karena jutaan Bitcoin diyakini terkunci di dompet yang tidak dapat diakses, seringkali karena kata sandi yang terlupakan atau perangkat keras yang hilang.
Kasus ini menunjukkan bahwa alat AI dapat menjadi berguna dalam situasi di mana potongan-potongan teka-teki pemulihan masih ada, seperti:
Sistem AI dapat memindai volume file yang sangat besar, mengidentifikasi artefak dompet, dan membantu dengan alat-alat khusus—tugas yang akan memakan waktu lebih lama bagi manusia untuk dilakukan secara manual.
Pada saat yang sama, kisah ini menggambarkan batasan utama: AI tidak dapat memulihkan Bitcoin tanpa kredensial asli atau data yang dapat dipulihkan. Jika kunci privat dan informasi pemulihan benar-benar hilang, baik AI maupun perangkat lunak tradisional tidak dapat merekonstruksinya.
Pemulihan sekitar 5 BTC setelah lebih dari 11 tahun yang dilaporkan ini menyoroti kasus penggunaan baru untuk AI dalam dunia mata uang kripto: forensik digital. Dengan menganalisis cadangan lama, mengidentifikasi file dompet, dan membantu memecahkan masalah alat pemulihan, sistem AI seperti Claude dapat membantu pengguna menghubungkan kembali fragmen-fragmen yang diperlukan untuk membuka dompet yang telah lama tidak aktif.
Namun, episode ini tidak menunjukkan bahwa AI dapat merusak keamanan Bitcoin. Sebaliknya, ini menunjukkan betapa hebatnya alat pencari pola dalam membantu orang menemukan kembali—dan akhirnya membuka—kunci yang sebenarnya sudah mereka miliki selama ini.
Comments
1 comment