Bagi banyak investor, XRP dianggap sebagai salah satu aset yang paling berpotensi mendapat manfaat jika regulasi kripto menjadi lebih jelas, karena status hukumnya selama ini menjadi salah satu isu utama dalam adopsi institusional.
Selain arus dana investasi, metrik blockchain juga menunjukkan peningkatan aktivitas di XRP Ledger (XRPL). Beberapa indikator menunjukkan partisipasi jaringan yang semakin luas.
Analitik on‑chain mencatat sekitar 4.300 wallet XRP baru dibuat dalam periode 24 jam, salah satu lonjakan pertumbuhan harian terbesar di jaringan pada tahun 2026.
Jumlah total akun yang diaktifkan di XRP Ledger juga terus meningkat. Pada awal April 2026, jaringan ini mencapai sekitar 8,19 juta alamat, naik dari sekitar 7,92 juta pada awal tahun, atau tumbuh sekitar 3,39% hanya dalam kuartal pertama.
Jika dilihat dalam jangka lebih panjang, pertumbuhan ini cukup signifikan: jumlah alamat meningkat dari sekitar 6 juta pada akhir 2024 menjadi lebih dari 7,8 juta pada awal 2026.
Tingkat keterlibatan pengguna juga sesekali meningkat. Pada salah satu periode di bulan Maret, alamat aktif mencapai sekitar 46.767, level tertinggi dalam lima minggu ketika aktivitas transaksi di jaringan meningkat.
Namun analis mengingatkan bahwa lonjakan pembuatan wallet atau alamat aktif tidak otomatis berarti adopsi nyata yang berkelanjutan. Metrik tersebut menunjukkan peningkatan partisipasi, tetapi belum tentu langsung berujung pada penggunaan ekonomi jangka panjang atau kenaikan harga.
Faktor penting lainnya dalam narasi XRP adalah Digital Asset Market CLARITY Act, sebuah rancangan undang‑undang di Amerika Serikat yang bertujuan memperjelas cara aset digital diatur.
RUU ini telah disahkan oleh DPR AS pada Juli 2025 dan kemudian diteruskan ke Senat untuk pembahasan lebih lanjut.
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Komite Perbankan Senat memberikan suara 15–9 untuk melanjutkan pembahasan undang‑undang tersebut, sehingga semakin mendekati pemungutan suara penuh di Senat.
Jika disahkan, regulasi ini bertujuan menentukan bagaimana aset digital diklasifikasikan dan lembaga mana yang mengawasinya. Aturan yang lebih jelas tentang perbedaan antara sekuritas dan komoditas dapat:
Karena klasifikasi regulasi XRP telah lama menjadi perdebatan di pasar AS, kemajuan CLARITY Act sering dianggap sebagai katalis potensial bagi masuknya modal institusional.
Di tengah perkembangan tersebut, XRP dalam beberapa laporan pasar diperdagangkan di kisaran $1,40–$1,45.
Beberapa skenario yang sering dibahas analis mencakup:
Proyeksi yang lebih agresif memang ada, tetapi biasanya bergantung pada berbagai faktor sekaligus—misalnya arus dana ETF besar dan kejelasan regulasi penuh. Karena kondisi tersebut belum pasti, target harga ini sebaiknya dipahami sebagai skenario, bukan prediksi pasti.
Meski ada sejumlah sinyal positif, prospek bullish XRP masih sangat bergantung pada faktor eksternal.
Dua ketidakpastian utama adalah:
Untuk saat ini, XRP tampaknya mendapat manfaat dari kombinasi optimisme regulasi, posisi selektif investor institusional, dan peningkatan aktivitas on‑chain. Apakah tren ini akan berubah menjadi adopsi jangka panjang—dan mendorong harga lebih tinggi—akan sangat bergantung pada perkembangan regulasi dan permintaan institusional dalam beberapa bulan ke depan.
Comments
0 comments