Spesialisasi ini penting dari sisi ekonomi. Mobil konsumen biasanya menghasilkan pendapatan saat terjual satu kali. Robotaxi dapat menghasilkan pemasukan dari banyak perjalanan sepanjang masa operasionalnya. Karena itu, kendaraan yang dioptimalkan untuk akses penumpang, tingkat pemakaian tinggi, kemudahan perawatan, dan integrasi dengan sistem otonom bisa lebih bernilai bagi operator armada dibandingkan harga jual mobil sejenis di pasar ritel.
Perhitungan tarif yang diberitakan berbeda-beda. Sejumlah laporan menyebut tarif gabungan 102,5%, sementara laporan lain menggunakan angka 127,5%. Angka terakhir tersebut merupakan penjumlahan bea Section 301 sebesar 100% untuk kendaraan listrik China, bea standar otomotif 2,5%, dan pungutan tambahan 25%.
Karena itu, tarif maupun biaya akhirnya sebaiknya dipahami sebagai angka yang dilaporkan, bukan harga pembelian Waymo yang telah diverifikasi.
Dengan tarif yang lebih tinggi, kendaraan bernilai sekitar 39.000 dolar AS dapat mendekati 89.000 dolar AS sebelum perangkat keras otonom Waymo ditambahkan. Harga seperti itu akan sulit diterima sebagian besar pembeli ritel. Namun, bagi operator robotaxi, perhitungannya berbeda: biaya kendaraan dibandingkan dengan tingkat pemanfaatan armada, waktu pengembangan, biaya perawatan, dan pendapatan berulang dari setiap perjalanan.
Intinya, tarif menaikkan biaya, tetapi tidak otomatis melarang impor komersial. Kesepakatan ini tampaknya masih dapat dipertanggungjawabkan secara ekonomi karena Waymo membeli aset armada khusus untuk menghasilkan pendapatan, bukan mengimpor mobil untuk dipajang dan dijual kepada pelanggan perorangan.
Alasan memilih Zeekr bukan semata-mata karena kendaraannya murah. Ekosistem otomotif China mempertemukan produsen baterai, pemasok sistem penggerak listrik, perusahaan perkakas dan cetakan, manufaktur komponen, tim rekayasa, serta fasilitas perakitan dalam basis industri yang saling berdekatan. Menurut laporan mengenai kemitraan ini, kepadatan tersebut memungkinkan produsen China menyesuaikan platform dan membawanya menuju produksi dalam waktu relatif cepat.
Kemampuan ini sangat berguna untuk pesanan khusus. Waymo membutuhkan kendaraan yang dirancang untuk layanan transportasi otomatis, bukan sekadar model konsumen populer yang dipasangi perangkat otonom. Platform khusus dapat mengintegrasikan akses penumpang, tata letak kabin, pemasangan sensor, kapasitas listrik, serta kebutuhan armada sejak tahap awal desain.
Bagi Waymo, manfaat utamanya berpotensi berupa percepatan perluasan armada. Bagi Zeekr, imbalannya adalah volume produksi dan hubungan komersial di luar negeri—meski kendaraan tersebut tidak tampil sebagai produk bermerek Zeekr di ruang pamer Amerika.
Kendaraan yang diimpor dilaporkan tiba tanpa teknologi mobil terhubung buatan China. Setelah itu, Waymo memasang perangkat keras dan perangkat lunak generasi keenam miliknya di Amerika Serikat. Laporan menyebut proses integrasi dilakukan di Arizona, termasuk pemasangan rangkaian sensor yang terdiri dari 13 kamera, empat lidar, dan enam radar.
Pemisahan antara platform fisik dan sistem terhubung tersebut dilakukan dengan sengaja:
Struktur ini bukan hanya soal kemudahan rekayasa. Kebijakan Amerika Serikat semakin menyoroti perangkat keras dan perangkat lunak kendaraan terhubung yang terkait dengan China atau negara lain yang dianggap berisiko bagi keamanan. Menurut laporan, pembatasan tersebut membuat kendaraan China tidak bisa begitu saja dikirim lengkap dengan sistem konektivitas aslinya lalu langsung dioperasikan.
Dengan memasang sistem sensitif di dalam negeri, Waymo juga memperoleh kendali lebih besar atas validasi perangkat lunak, keamanan siber, data operasional, dan pembaruan di masa mendatang. Waymo dapat mengubah sistem otonomnya tanpa bergantung pada Zeekr untuk memperbarui “kecerdasan” kendaraan.
Zeekr memperoleh manfaat dari produksi kendaraan, pengadaan komponen, rekayasa, dan pengiriman armada. Kesepakatan ini juga dapat menjadi bukti bahwa platform manufakturnya mampu memenuhi tuntutan pelanggan komersial di sektor kendaraan otonom.
Namun, Waymo menguasai lapisan yang lebih sulit ditiru dan paling langsung terhubung dengan pendapatan berulang: sistem mengemudi, peta, manajemen armada, aplikasi penumpang, dukungan pelanggan, prosedur keselamatan, serta bisnis perjalanan. Sistem generasi keenam Waymo dirancang modular untuk digunakan di berbagai tipe kendaraan, sehingga ketergantungannya pada satu produsen atau satu sasis dapat dikurangi.
Karena itu, kesepakatan ini lebih tepat dipahami sebagai rantai nilai yang terbagi, bukan peluncuran kendaraan otonom China di Amerika Serikat. Manufaktur China menyediakan fondasi fisik, sedangkan perusahaan Amerika menguasai lapisan kecerdasan dan layanan yang berhubungan langsung dengan pelanggan.
Kemitraan ini membuka jalur masuk ke pasar Amerika, tetapi jalurnya masih sangat terbatas. Produsen China dapat memasok perangkat keras khusus kepada operator Amerika tanpa harus langsung membangun merek konsumen, jaringan diler, atau ekosistem kendaraan terhubung secara penuh.
Jalur tersebut tetap menghadapi sejumlah risiko besar:
Pelajaran utamanya bukan bahwa tarif tidak penting. Pelajarannya adalah penggunaan komersial yang sangat khusus masih dapat membuat impor layak dilakukan, meski produk yang sama tidak masuk akal jika dijual kepada konsumen. Zeekr memperoleh pijakan dengan menjual kemampuan manufaktur, sementara Waymo mempertahankan kendali atas teknologi otonom, data, merek, hubungan pelanggan, dan ekonomi layanan.
Model ini berpotensi mengurangi waktu serta modal yang dibutuhkan untuk memperluas armada robotaxi. Namun, model ini juga memperlihatkan batas kekuatan manufaktur semata: tanpa kendali atas perangkat lunak, data, kepatuhan, hubungan pelanggan, dan pendapatan layanan berulang, kehadiran produsen mobil China di Amerika mungkin tetap sebatas pemasok—bukan pesaing kuat di pasar konsumen.