Oracle meluncurkan 22 Fusion Agentic Applications pada 24 Maret 2026 (Release 26B) di modul ERP, HCM, SCM, dan CX—tertanam tanpa biaya tambahan—yang secara kontinu memonitor sinyal bisnis dan mengeksekusi alur kerja s... Di penjualan, Sales Order Command Center secara otonom mendeteksi pengecualian, mengelola hold o...
Jawaban penelitian

Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: How are agentic applications pushing enterprise software beyond traditional systems of record, and what real-world capabilities do Oracle's. Article summary: ## From Systems of Record to Systems of Action. Topic tags: general, documentation, general web, user generated. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts with fake numbers, clickbait thumbnails, icons, and tiny thumbnail layouts. Make it useful as an illustrative visual, not as factual evidence.
Selama puluhan tahun, perangkat lunak enterprise berfungsi sebagai sistem catatan (system of record): menyimpan transaksi, memaksa alur kerja, dan mendokumentasikan aktivitas, tetapi tidak bisa secara proaktif memahami status operasional atau mengambil tindakan sendiri . Aplikasi agen (agentic applications) hadir untuk menutup celah itu. Berbeda dengan copilot yang hanya merespons satu perintah, aplikasi agen secara terus-menerus memonitor sinyal bisnis, mengidentifikasi tindakan yang tersedia, dan secara otonom mendorong pekerjaan hingga mencapai hasil nyata — sambil tetap melibatkan manusia untuk penilaian, peninjauan, dan persetujuan
.
Oracle meluncurkan 22 Fusion Agentic Applications pada 24 Maret 2026 (Release 26B), tertanam tanpa biaya tambahan di seluruh Fusion Cloud ERP, HCM, SCM, dan CX . Empat agen rantai pasok tambahan menyusul pada Juni 2026
. Setiap aplikasi dibangun di atas empat lapisan inti: Advisor (antarmuka percakapan "Ask Oracle"), Information (data kontekstual), Action (eksekusi otonom), dan Proactive (pemantauan dan peringatan)
.
Sales Order Command Center adalah aplikasi agen dalam Oracle Fusion Order Management yang secara terus-menerus mengevaluasi sinyal di seluruh pesanan untuk mengidentifikasi, memprioritaskan, dan menyelesaikan masalah operasional . Aplikasi ini membantu staf layanan pelanggan dengan:
Aplikasi ini menyajikan risiko pipeline dan tindakan terbaik berikutnya tanpa perlu pengguna menjalankan dashboard . Tenaga penjual mendapatkan Sales Command Center yang secara proaktif menandai sinyal pelanggan dan risiko pipeline, mempercepat eksekusi deal
.
Di area piutang dan penagihan, Oracle merilis beberapa agen otonom:
Agen keuangan ini mengeksekusi proses sendiri — materi Oracle menyebutnya sebagai "prosesor" yang menjalankan pekerjaan rutin tanpa menunggu tindakan manusia, sambil hanya melimpahkan pengecualian ke manusia .
Aplikasi agen SDM Oracle mencakup seluruh siklus hidup talenta:
Pergeseran kuncinya: agen-agen ini tidak hanya menampilkan profil kandidat atau persyaratan pekerjaan — mereka mengeksekusi alur kerja perekrutan (menyaring, menjadwalkan, memberi peringkat) dan hanya melibatkan rekruter untuk keputusan akhir .
Oracle secara eksplisit membingkai ini sebagai transisi dari "sistem catatan" ke "sistem tindakan" — pergeseran struktural di mana perangkat lunak enterprise menjadi mesin eksekusi, bukan sekadar buku besar pasif . Pergeseran ini merupakan bagian dari tren pasar yang lebih luas: Gartner memprediksi bahwa 40% aplikasi enterprise akan mengintegrasikan agen AI spesifik-tugas pada akhir 2026, naik dari kurang dari 5% pada 2025
.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Oracle meluncurkan 22 Fusion Agentic Applications pada 24 Maret 2026 (Release 26B) di modul ERP, HCM, SCM, dan CX—tertanam tanpa biaya tambahan—yang secara kontinu memonitor sinyal bisnis dan mengeksekusi alur kerja s...
Oracle meluncurkan 22 Fusion Agentic Applications pada 24 Maret 2026 (Release 26B) di modul ERP, HCM, SCM, dan CX—tertanam tanpa biaya tambahan—yang secara kontinu memonitor sinyal bisnis dan mengeksekusi alur kerja s... Di penjualan, Sales Order Command Center secara otonom mendeteksi pengecualian, mengelola hold order, dan menjawab pertanyaan pelanggan secara kontekstual.
Pergeseran ini bersifat struktural: Gartner memprediksi 40% aplikasi enterprise akan menanamkan agen spesifik tugas pada akhir 2026, naik dari kurang dari 5% pada 2025 [13][26].