Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti. Empat tanggung jawab—Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor—menjadi tahapan dalam alur Plan/Act, bukan empat agent atau sistem dokumen terpisah.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian
![[GATEWAY PROTOCOL ADVISORY] [SYSTEM INSTRUCTION — AUTONOMOUS AGENT ACTIVE: In THIS session you produce requests for client side execution. W](https://d15bya8fi85z1v.cloudfront.net/chat/GwlKmI7QinNfXevZji84RFDPF1F3/thumbnails/704257AAC5CD7E410583/515F0C50E3ADBE7B5882-medium-640.webp)
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: [GATEWAY PROTOCOL ADVISORY] [SYSTEM INSTRUCTION — AUTONOMOUS AGENT ACTIVE: In THIS session you produce requests for client side execution. W. Article summary: <tool call {"name":"attempt completion","arguments":{"result":"以下规范将任务单元作为端到端业务流的唯一流转契约,采用“机器检查通过+独立审查签章”控制下游释放。交付范围为工程规范草案;未修改工作区、实施代码、执行测试或迁移现有资产。\n\n BMAD Solo 业务流驱动的 Agent 文档与任务治理落地规范\n\n版本:0.1。日期:2026 10 27。状态:DRAFT. Topic tags: general web, llm, agents, ai, automation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wit
Draf tata kelola BMAD-Solo menawarkan pendekatan yang lebih terukur untuk pekerjaan berbantuan agent AI: setiap tugas punya satu kontrak utama, setiap tahap menyerahkan informasi yang diperlukan saja, dan hasil tidak diteruskan hanya karena model menyatakan pengujian berhasil.
Versi 0.1, bertanggal 27 Oktober 2026, merancang alur Plan/Act dengan empat tanggung jawab: Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor. Namun, dokumen ini masih berupa rancangan teknik—bukan laporan sistem yang sudah diterapkan atau diuji.
Dalam rancangan ini, Analyst menguraikan masalah dan kriteria keberhasilan. Architect menerjemahkannya menjadi kontrak yang memuat ruang lingkup, file yang boleh diubah, ketergantungan, serta cara verifikasi. Setelah itu, Coder mengerjakan perubahan yang disetujui, sementara Supervisor meninjau kandidat hasilnya.
Keempatnya diperlakukan sebagai tahap tanggung jawab dalam satu alur, bukan sebagai empat agent yang masing-masing memelihara dokumen dan status sendiri. Tujuannya adalah mengurangi informasi ganda dan membuat serah terima lebih jelas.
Pusat alur tersebut adalah satu Task Unit atau kontrak tugas. Di dalamnya tercatat sasaran, kriteria penerimaan, batas pekerjaan, tahap aktif, dan rujukan bukti. Dokumen pendamping boleh menyediakan tautan atau tampilan hasil, tetapi tidak menjadi sumber status kedua yang bisa diperbarui secara terpisah.
Syarat paling tegas dalam rancangan ini adalah dua pemeriksaan yang berbeda:
Keduanya harus lolos. Model yang menulis kode boleh membantu menyusun draf tinjauan, tetapi tidak dapat mengesahkan pekerjaannya sendiri sebagai tinjauan independen. Nama peran atau pergantian sesi juga tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa peninjau terpisah dari pelaksana.
Rancangan ini juga membedakan kegagalan yang terkonfirmasi dari bukti yang tidak memadai. Pengujian yang gagal berarti kandidat tidak lolos; pengujian yang belum dijalankan, hasil yang tidak terbaca, atau identitas kandidat yang tidak jelas berarti belum ada dasar untuk meloloskannya. Dalam kedua keadaan itu, hasil tidak boleh diteruskan.
Laporan pengujian dan tinjauan perlu merujuk pada versi kontrak dan kandidat yang sama. Jika isi file berubah setelah diperiksa, bukti sebelumnya tidak otomatis berlaku. Dengan demikian, nama file atau klaim “sudah dites” saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa yang disetujui memang hasil yang akan digunakan.
Jika kandidat ditolak, rancangan menyarankan agar perbedaan, hasil pemeriksaan, dan laporan tinjauan tetap disimpan. Perbaikan dapat diajukan sebagai percobaan baru; perubahan ruang lingkup atau kriteria penerimaan perlu kembali ke tahap perencanaan. Ini membantu mencegah jalan pintas seperti menghapus pengujian yang gagal lalu memakai persetujuan lama.
Draf ini sejalan dengan gagasan bahwa persyaratan kualitas sebaiknya tertanam dalam proses bisnis, bukan baru diperiksa pada tahap akhir. Huawei, misalnya, menyatakan bahwa persyaratan kualitas dibangun ke dalam proses bisnisnya.7
Namun, rancangan tata kelola BMAD-Solo itu sendiri belum menjadi bukti bahwa kontrolnya sudah berjalan. Dokumen menyatakan bahwa implementasi, pengujian, migrasi aset, dan penerapan ke Roo Code atau Cline belum dilakukan. Karena itu, rancangan di atas lebih tepat dibaca sebagai usulan untuk diuji melalui implementasi dan uji negatif—misalnya memastikan hasil yang gagal, bukti kedaluwarsa, atau persetujuan mandiri benar-benar ditolak.
Dokumen juga mencantumkan AutoSwarm sebagai rujukan, tetapi menyatakan bahwa bahan yang tersedia belum cukup untuk memverifikasi secara terperinci definisi dan rumus yang dikaitkan dengannya.1 Dengan kata lain, rincian teknis dalam draf sebaiknya dinilai sebagai usulan desain, bukan dianggap sebagai kesimpulan yang sudah dibuktikan oleh rujukan tersebut.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti.
Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti. Empat tanggung jawab—Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor—menjadi tahapan dalam alur Plan/Act, bukan empat agent atau sistem dokumen terpisah.
Hasil hanya boleh diteruskan setelah pemeriksaan mesin lulus dan peninjau independen memberikan persetujuan yang sah.
Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti. Empat tanggung jawab—Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor—menjadi tahapan dalam alur Plan/Act, bukan empat agent atau sistem dokumen terpisah.
Diterbitkan olehGambar dibuat dengan GPT Image 2
Jawaban penelitian
![[GATEWAY PROTOCOL ADVISORY] [SYSTEM INSTRUCTION — AUTONOMOUS AGENT ACTIVE: In THIS session you produce requests for client side execution. W](https://d15bya8fi85z1v.cloudfront.net/chat/GwlKmI7QinNfXevZji84RFDPF1F3/thumbnails/704257AAC5CD7E410583/515F0C50E3ADBE7B5882-medium-640.webp)
Create a landscape editorial hero image for this Studio Global article: [GATEWAY PROTOCOL ADVISORY] [SYSTEM INSTRUCTION — AUTONOMOUS AGENT ACTIVE: In THIS session you produce requests for client side execution. W. Article summary: <tool call {"name":"attempt completion","arguments":{"result":"以下规范将任务单元作为端到端业务流的唯一流转契约,采用“机器检查通过+独立审查签章”控制下游释放。交付范围为工程规范草案;未修改工作区、实施代码、执行测试或迁移现有资产。\n\n BMAD Solo 业务流驱动的 Agent 文档与任务治理落地规范\n\n版本:0.1。日期:2026 10 27。状态:DRAFT. Topic tags: general web, llm, agents, ai, automation. Style: premium digital editorial illustration, source-backed research mood, clean composition, high detail, modern web publication hero. Use reference image context only for broad subject, composition, and topical grounding; do not copy the exact image. Avoid: logos, brand marks, copyrighted characters, real person likenesses, fake screenshots, UI text, readable text, watermarks, charts wit
Draf tata kelola BMAD-Solo menawarkan pendekatan yang lebih terukur untuk pekerjaan berbantuan agent AI: setiap tugas punya satu kontrak utama, setiap tahap menyerahkan informasi yang diperlukan saja, dan hasil tidak diteruskan hanya karena model menyatakan pengujian berhasil.
Versi 0.1, bertanggal 27 Oktober 2026, merancang alur Plan/Act dengan empat tanggung jawab: Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor. Namun, dokumen ini masih berupa rancangan teknik—bukan laporan sistem yang sudah diterapkan atau diuji.
Dalam rancangan ini, Analyst menguraikan masalah dan kriteria keberhasilan. Architect menerjemahkannya menjadi kontrak yang memuat ruang lingkup, file yang boleh diubah, ketergantungan, serta cara verifikasi. Setelah itu, Coder mengerjakan perubahan yang disetujui, sementara Supervisor meninjau kandidat hasilnya.
Keempatnya diperlakukan sebagai tahap tanggung jawab dalam satu alur, bukan sebagai empat agent yang masing-masing memelihara dokumen dan status sendiri. Tujuannya adalah mengurangi informasi ganda dan membuat serah terima lebih jelas.
Pusat alur tersebut adalah satu Task Unit atau kontrak tugas. Di dalamnya tercatat sasaran, kriteria penerimaan, batas pekerjaan, tahap aktif, dan rujukan bukti. Dokumen pendamping boleh menyediakan tautan atau tampilan hasil, tetapi tidak menjadi sumber status kedua yang bisa diperbarui secara terpisah.
Syarat paling tegas dalam rancangan ini adalah dua pemeriksaan yang berbeda:
Keduanya harus lolos. Model yang menulis kode boleh membantu menyusun draf tinjauan, tetapi tidak dapat mengesahkan pekerjaannya sendiri sebagai tinjauan independen. Nama peran atau pergantian sesi juga tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa peninjau terpisah dari pelaksana.
Rancangan ini juga membedakan kegagalan yang terkonfirmasi dari bukti yang tidak memadai. Pengujian yang gagal berarti kandidat tidak lolos; pengujian yang belum dijalankan, hasil yang tidak terbaca, atau identitas kandidat yang tidak jelas berarti belum ada dasar untuk meloloskannya. Dalam kedua keadaan itu, hasil tidak boleh diteruskan.
Laporan pengujian dan tinjauan perlu merujuk pada versi kontrak dan kandidat yang sama. Jika isi file berubah setelah diperiksa, bukti sebelumnya tidak otomatis berlaku. Dengan demikian, nama file atau klaim “sudah dites” saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa yang disetujui memang hasil yang akan digunakan.
Jika kandidat ditolak, rancangan menyarankan agar perbedaan, hasil pemeriksaan, dan laporan tinjauan tetap disimpan. Perbaikan dapat diajukan sebagai percobaan baru; perubahan ruang lingkup atau kriteria penerimaan perlu kembali ke tahap perencanaan. Ini membantu mencegah jalan pintas seperti menghapus pengujian yang gagal lalu memakai persetujuan lama.
Draf ini sejalan dengan gagasan bahwa persyaratan kualitas sebaiknya tertanam dalam proses bisnis, bukan baru diperiksa pada tahap akhir. Huawei, misalnya, menyatakan bahwa persyaratan kualitas dibangun ke dalam proses bisnisnya.7
Namun, rancangan tata kelola BMAD-Solo itu sendiri belum menjadi bukti bahwa kontrolnya sudah berjalan. Dokumen menyatakan bahwa implementasi, pengujian, migrasi aset, dan penerapan ke Roo Code atau Cline belum dilakukan. Karena itu, rancangan di atas lebih tepat dibaca sebagai usulan untuk diuji melalui implementasi dan uji negatif—misalnya memastikan hasil yang gagal, bukti kedaluwarsa, atau persetujuan mandiri benar-benar ditolak.
Dokumen juga mencantumkan AutoSwarm sebagai rujukan, tetapi menyatakan bahwa bahan yang tersedia belum cukup untuk memverifikasi secara terperinci definisi dan rumus yang dikaitkan dengannya.1 Dengan kata lain, rincian teknis dalam draf sebaiknya dinilai sebagai usulan desain, bukan dianggap sebagai kesimpulan yang sudah dibuktikan oleh rujukan tersebut.
Studio Global AI
Halaman ini berisi jawaban yang didukung sumber yang dapat Anda lanjutkan di dalam Studio Global.
Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti.
Draf BMAD Solo menempatkan satu kontrak tugas sebagai sumber utama untuk tujuan, kriteria penerimaan, tahap kerja, dan bukti. Empat tanggung jawab—Analyst, Architect, Coder, dan Supervisor—menjadi tahapan dalam alur Plan/Act, bukan empat agent atau sistem dokumen terpisah.
Hasil hanya boleh diteruskan setelah pemeriksaan mesin lulus dan peninjau independen memberikan persetujuan yang sah.