Penerapan lebih cepat Undang-Undang Pasar Digital Uni Eropa, atau Digital Markets Act (DMA), tidak berarti Spanyol akan mendapat aturan baru. DMA adalah Reglamento (UE) 2022/1925, yaitu regulasi Uni Eropa yang dirancang untuk membuat pasar digital lebih mudah diperebutkan dan lebih adil [11]. Yang berubah jika Brussel bergerak lebih cepat adalah laju pemeriksaan: apakah platform besar benar-benar mematuhi kewajibannya, dan apakah perubahan produk mereka sungguh membuka pasar atau hanya tampak patuh di atas kertas.
Komisi Eropa menyebut platform besar semacam itu sebagai “penjaga gerbang akses” atau gatekeepers: platform digital besar yang menyediakan layanan inti seperti mesin pencari, toko aplikasi, atau layanan pesan, dan wajib mematuhi daftar kewajiban serta larangan khusus [17]. Sejak 7 Maret 2024, gatekeeper yang telah ditetapkan harus memenuhi seluruh kewajiban DMA; Komisi juga menyatakan bahwa aturan ini mencakup 10 layanan platform inti, termasuk mesin pencari, marketplace, toko aplikasi, iklan online, dan layanan pesan, sekaligus memberi hak baru bagi bisnis Eropa dan pengguna akhir [
18].
Dari aturan ke dampak nyata
Pertanyaan utamanya bukan lagi apakah DMA sudah ada, melainkan seberapa cepat dan seberapa serius aturan itu ditegakkan. Komisi Eropa mewajibkan gatekeeper membuktikan kepatuhan efektif mereka dan menjelaskan langkah-langkah yang sudah diambil dalam laporan kepatuhan [18].
Bagi Spanyol, ukuran keberhasilannya akan terlihat di produk yang dipakai sehari-hari: bagaimana pilihan ditampilkan kepada pengguna, apa syarat bagi perusahaan yang bergantung pada platform, bagaimana peringkat atau ranking disusun, data apa yang boleh digunakan, dan apakah alternatif terhadap layanan dominan benar-benar bisa dipakai.
Logika DMA penting karena banyak platform bukan sekadar layanan untuk konsumen. Mereka juga menjadi pintu masuk antara bisnis dan pengguna. Parlemen Eropa menggambarkan gatekeeper sebagai platform dengan peran sistemik yang dapat menjadi “leher botol” antara bisnis dan konsumen dalam layanan digital penting [24]. Di titik inilah percepatan penegakan DMA bisa terasa di Spanyol.
Konsumen: lebih banyak pilihan, tetapi juga lebih banyak keputusan
Untuk konsumen di Spanyol, manfaat paling langsung adalah kemungkinan melihat pilihan yang lebih nyata lebih cepat di layanan digital sehari-hari. DMA bertujuan membuat pasar digital Uni Eropa lebih terbuka untuk persaingan dan lebih adil, serta memberikan hak baru bagi pengguna akhir dan bisnis pengguna platform [18]. Jika penegakannya dipercepat, hak-hak itu semestinya lebih cepat terasa di mesin pencari, toko aplikasi, layanan pesan, marketplace, atau iklan online [
17][
18].
Namun pengalaman pengguna bisa ikut berubah. Esade memperingatkan bahwa DMA mengharuskan platform memberi pengguna pilihan apakah data mereka diproses, serta menyediakan alternatif yang kurang dipersonalisasi; penerapannya dapat mengubah pasar iklan bertarget secara signifikan dan memindahkan pendapatan dari satu perusahaan ke perusahaan lain [1]. Dalam praktiknya, konsumen mungkin lebih sering diminta mengambil keputusan eksplisit soal data dan personalisasi. Itu bisa positif jika opsinya jelas, tetapi bisa juga terasa merepotkan jika platform menyajikannya secara membingungkan.
Media Spanyol: peluang mengurangi ketergantungan, bukan jaminan pendapatan naik
DMA bukan undang-undang khusus media. Dampaknya bagi penerbit media Spanyol akan datang melalui platform yang menjadi perantara antara konten, audiens, dan iklan: mesin pencari, jejaring sosial, sistem iklan online, dan berbagai kanal distribusi digital. Aturan ini menyasar layanan platform inti dan gatekeeper yang dapat mengendalikan bagian besar dari ekosistem digital [18][
24].
Penegakan yang lebih cepat bisa menguntungkan media jika mengurangi hambatan dalam distribusi, visibilitas, atau monetisasi. Namun peluang itu tidak boleh dibaca sebagai janji bahwa semua media akan otomatis mendapat lebih banyak trafik atau pendapatan. Hasilnya bisa berupa redistribusi: sebagian penerbit memperoleh posisi tawar lebih baik terhadap perantara dominan, sementara yang lain harus menyesuaikan diri dengan perubahan pada iklan, data, dan pengukuran audiens.
Risiko paling jelas ada pada iklan bertarget. Jika aturan tentang persetujuan pengguna dan alternatif yang kurang dipersonalisasi mengubah cara data dipakai, pendapatan iklan digital bisa berpindah antaraktor dengan model bisnis berbeda [1]. Bagi media, peluangnya bukan hanya mengurangi ketergantungan pada perantara besar, tetapi juga memperkuat hubungan langsung dengan pembaca dan audiens mereka.
Startup: pintu distribusi bisa lebih terbuka, jika kepatuhannya nyata
Startup Spanyol termasuk kelompok yang paling berkepentingan terhadap penegakan DMA yang lebih cepat. Banyak perusahaan muda harus menjangkau pengguna melalui toko aplikasi, mesin pencari, marketplace, layanan pesan, iklan online, atau layanan lain yang dikendalikan platform besar. Komisi Eropa memasukkan layanan-layanan tersebut ke dalam kerangka DMA ketika disediakan oleh gatekeeper yang telah ditetapkan [17][
18].
Jika hak baru bagi bisnis pengguna platform diterapkan lebih cepat dan efektif, startup dapat memiliki peluang lebih besar untuk bersaing dalam distribusi, penemuan produk, integrasi, dan akuisisi pelanggan [18]. Ini terutama penting ketika sebuah perusahaan bergantung pada platform yang pada saat yang sama dapat menjadi pesaingnya atau dapat mengatur aksesnya ke pengguna.
Tetap saja, DMA tidak otomatis menjadikan startup sebagai pemenang. Dampaknya bergantung pada kualitas kepatuhan. Jika perubahan yang dibuat platform sulit digunakan, terlalu lambat, atau hanya formalitas, manfaatnya bisa berhenti di ranah hukum. Startup yang bergantung pada iklan sangat tersegmentasi juga dapat terdampak oleh perubahan persetujuan dan penggunaan data yang menurut Esade bisa mengguncang pasar iklan bertarget [1].
Pariwisata: pemesanan, visibilitas, dan ketergantungan pada perantara
Di sektor pariwisata Spanyol, dampaknya akan paling terlihat pada hotel, agen perjalanan, situs pembanding, dan penyedia aktivitas wisata yang bergantung pada mesin pencari, marketplace, iklan online, serta sistem pemesanan. DMA mencakup kategori seperti mesin pencari, marketplace, dan iklan online ketika layanan tersebut masuk dalam layanan platform inti yang diatur [18].
Perdebatan ini sudah menyentuh sektor pariwisata secara langsung. SmartTravel menggambarkan DMA sebagai kerangka yang bertujuan mendorong persaingan dan melindungi hak konsumen dengan mengatur perusahaan besar yang ditetapkan sebagai gatekeeper [14]. Selain itu, Booking Holdings ditetapkan sebagai gatekeeper pada Mei 2024, dan Booking.com harus mematuhi kewajiban DMA sejak 14 November 2024, menurut eucrim [
27].
Penegakan yang lebih cepat dapat membuat hotel dan operator wisata lebih cepat melihat perubahan dalam syarat akses, visibilitas, atau hubungan mereka dengan platform pemesanan. Namun hasilnya tetap tidak otomatis. Dampaknya bergantung pada cara perantara digital merancang ulang antarmuka dan aturannya, serta apakah alternatif yang muncul benar-benar berguna bagi bisnis dan konsumen.
Risiko jika dikebut tanpa pengukuran yang baik
Mempercepat DMA bisa positif jika artinya pengawasan kepatuhan menjadi lebih tajam. Tetapi percepatan tidak boleh berarti menerima perubahan kosmetik. Risikonya, platform hanya menambah layar pilihan, prosedur baru, atau pengaturan tambahan yang secara formal tampak sesuai aturan, tetapi tidak benar-benar mengurangi perannya sebagai leher botol.
Risiko lainnya bersifat ekonomi. Perubahan pada data, persetujuan, dan iklan personal dapat mengubah pasar iklan bertarget serta memindahkan pendapatan dari satu perusahaan ke perusahaan lain [1]. Di Spanyol, dampaknya akan berbeda-beda bagi media, startup, pelaku e-commerce, dan bisnis pariwisata, tergantung seberapa besar ketergantungan mereka pada iklan tersegmentasi, trafik dari perantara, atau hubungan langsung dengan pelanggan.
Yang perlu diawasi di Spanyol
Untuk menilai apakah penegakan yang lebih cepat benar-benar berhasil, fokusnya sebaiknya bukan hanya kecepatan, melainkan efektivitas. Laporan kepatuhan gatekeeper menjadi bagian penting karena harus menjelaskan bagaimana mereka memenuhi kewajiban DMA [18]. Dari sana, ada empat hal yang layak diperhatikan:
- Konsumen: apakah pilihan tentang data, persetujuan, dan layanan alternatif mudah dipahami serta benar-benar bisa digunakan [
1][
18].
- Media: apakah mesin pencari, jejaring sosial, dan iklan online mengurangi posisi mereka sebagai leher botol, atau hanya mengubah bentuk ketergantungan [
18][
24].
- Startup: apakah hak baru bagi bisnis pengguna platform berubah menjadi akses praktis ke distribusi, penemuan produk, dan pelanggan [
18].
- Pariwisata: apakah platform pencarian dan pemesanan, termasuk Booking.com dalam ruang lingkup DMA, menawarkan kondisi yang memungkinkan persaingan lebih nyata [
27].
Kesimpulan
Bagi Spanyol, penerapan DMA yang lebih cepat akan positif jika mempercepat perubahan nyata: lebih banyak pilihan bagi konsumen, ruang gerak lebih besar bagi startup, ketergantungan yang lebih kecil bagi bisnis yang membutuhkan platform dominan, dan hubungan yang lebih seimbang di sektor digital seperti media serta pariwisata. Namun DMA tidak menjamin pendapatan naik, biaya turun, atau transisi yang mulus.
Kuncinya adalah membedakan kepatuhan formal dari pembukaan pasar yang sungguh terjadi. DMA sudah berjalan; yang menentukan sekarang adalah apakah kewajibannya benar-benar membuat layanan digital besar menjadi pasar yang lebih terbuka untuk diperebutkan dan lebih adil, seperti tujuan Komisi Eropa [18].




