Perusahaan menerbitkan 40,45 juta saham baru, yang mewakili 10% dari modal saham yang diperbesar setelah penawaran . Setelah pencatatan, total saham beredar akan mencapai sekitar 404,46 juta . IPO ini bertujuan mengumpulkan dana sekitar ¥4,202 miliar (~$620 juta) , yang menempatkan valuasi Unitree sekitar ¥42 miliar (~$6,2 miliar) .
Penawaran ini seluruhnya berupa saham baru, tanpa penjualan saham sekunder. Penawaran ini terdiri dari penempatan strategis, jatah institusi, dan komponen pemesanan publik .
Pencatatan saham 'AI berwujud' (embodied AI) pertama di pasar saham A-share China. Unitree akan menjadi perusahaan robot humanoid dan quadruped murni pertama yang melantai di bursa domestik China. Ini memberi investor publik China akses langsung ke sektor yang oleh AS dianggap sangat strategis .
Persetujuan regulasi yang dipercepat sebagai kebijakan industri. Proses persetujuan pencatatan Unitree selesai hanya dalam 104 hari — rekor baru — yang mencerminkan dorongan kuat Beijing untuk menyalurkan modal ke perusahaan teknologi keras (hard-tech) di bidang chip, AI, dan robotika sebagai bagian dari strategi kemandirian . STAR Market bahkan telah memperluas aturan pencatatannya untuk mengakomodasi perusahaan AI dan robotika yang belum untung .
Risiko penjualan di AS disebut dalam prospektus. Dalam dokumen IPO-nya, Unitree secara eksplisit memperingatkan tentang paparan terhadap kontrol ekspor AS dan potensi pembatasan penjualan. Ini menunjukkan bagaimana perang teknologi AS-China secara langsung memengaruhi prospek perusahaan .
Bagian dari gelombang IPO teknologi yang lebih luas. IPO teknologi di bursa China daratan tengah berada di jalur terkuat sejak 2023, dengan hampir 50 perusahaan menargetkan dana gabungan setidaknya ¥126,1 miliar ($18,7 miliar) di Shanghai dan Shenzhen . Pemerintah secara aktif menggunakan STAR Market untuk mendanai alternatif domestik bagi teknologi yang didominasi AS .
STAR Market telah menjadi wahana utama gelombang IPO 'hard-tech' China pada 2026:
CXMT (ChangXin Memory Technologies): Produsen DRAM terkemuka China debut di STAR Market pada akhir Juli 2026 dengan IPO ~$8 miliar — yang terbesar di Asia tahun ini — dengan kapitalisasi pasar melebihi ~$80 miliar . Ini adalah langkah langsung menuju swasembada semikonduktor.
XPHOR: Perusahaan silikon fotonik asal Shanghai mengajukan IPO di STAR Market pada Juli 2026, bertujuan mengumpulkan ¥2,43 miliar ($358 juta) untuk chip fotonik terintegrasi berkinerja tinggi yang digunakan dalam komputasi AI dan pusat data .
Pengembang AI dan LLM: STAR Market membuka jalur IPO khusus untuk pengembang large language model (LLM) yang belum untung pada pertengahan 2026, dan beberapa perusahaan AI tengah dalam proses .
IPO Unitree masuk dalam pola ini: Beijing menggunakan pasar modal domestiknya untuk mendanai industri strategis — chip, memori, fotonik, AI, dan kini robotika humanoid — yang bersaing langsung dengan ekosistem teknologi yang dipimpin AS. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan ini terlindung dari risiko geopolitik jika harus melantai di Hong Kong atau New York.