Fidelity mencatat pasar bearish saat ini telah berlangsung sekitar 203 hari, sementara periode undervaluasi pada fase akumulasi sebelumnya berlangsung sekitar 300 hari. Ini menunjukkan pasar telah melewati sekitar dua pertiga fase undervaluasi, tetapi belum selesai sepenuhnya .
Indikator proprietary Fidelity, Yardstick, mendekati level terendah dalam sejarah. Indikator ini berada di "zona undervaluasi" selama 83% dari 92 hari terakhir — durasi undervaluasi yang jarang terjadi di luar bottom siklus besar .
NUPL tertimbang telah turun ke -0,01, artinya pasar secara agregat berada di titik impas (break-even) tanpa keuntungan unrealized yang berarti. Dalam siklus sebelumnya, level ini bertepatan atau mendahului bottom akhir .
Beberapa indikator sentimen "mendekati wilayah kapitulasi," yang ditandai Fidelity sebagai ciri khas tahap akhir penurunan .
Rasio kapitalisasi realized antara holder jangka panjang dan jangka pendek tercatat di 3,9 poin, mendekati ambang batas 4,0 yang secara historis menandai tekanan finansial maksimum antar kelompok investor .
Hash rate jaringan Bitcoin mencatat penurunan 22% dari level tertingginya, mencerminkan tekanan penambang (miner) yang konsisten dengan fase akhir penurunan siklus .
Grayscale menerbitkan laporan akhir Juli yang menyatakan Bitcoin mungkin sudah mencapai bottom — jika The Fed menghentikan kenaikan suku bunga lebih lanjut dan ekonomi tetap kuat . Namun, Grayscale juga mencatat jika pola siklus empat tahunan terulang secara ketat, Bitcoin bisa tetap tertekan hingga September atau Oktober 2026 . Grayscale menunjukkan bahwa penurunan siklus sebelumnya mencapai sekitar 80%, sementara penurunan siklus ini (~50%) lebih dangkal, menyisakan ruang untuk penurunan lebih lanjut jika kondisi makro memburuk .
Data on-chain Glassnode (Pekan 26–28, 2026) menunjukkan Long-Term Holders telah kembali melakukan akumulasi, menyerap pasokan dari penjual yang tertekan — sinyal klasik akhir siklus . Lebih banyak Bitcoin kini ditahan dalam posisi rugi daripada untung, dan realisasi kerugian holder jangka panjang memuncak di $280 juta per hari (tertinggi sejak Desember 2022) . Glassnode menggambarkan pasar sedang "membangun fondasi" tetapi memperingatkan bahwa "sinyal konfirmasi untuk pemulihan penuh belum tiba" — konsisten dengan proses pembentukan dasar yang mungkin berakhir di Q4 2026 . Satu metrik kunci — basis biaya pembeli $107K (hodler 1–2 tahun) — secara historis memberikan "sinyal awal" bottom pasar bearish ketika kerugian realized mereka mulai berbalik .
River Financial (dalam analisis Februari 2026) mengkarakterisasi aksi jual sebagai "pasar bearish" yang didorong oleh faktor makro dan ketakutan, bukan oleh penurunan fundamental Bitcoin . River mencatat penurunan sekitar 52% dari level tertinggi sepanjang masa dan perjalanan 127 hari sejak puncak Oktober 2025 — membingkai pasar bearish tahap awal dalam konteks historis . Meskipun River tidak secara eksplisit menyebut bottom Oktober 2026, penekanannya pada fundamental yang utuh mendukung tesis bahwa aksi jual bersifat siklus, bukan struktural.
Jendela Oktober 2026 bukanlah prediksi dari satu metrik — ini adalah titik konvergensi di mana perhitungan waktu siklus, ekstrem undervaluasi on-chain, kapitulasi sentimen, dan potensi puncak hambatan makro semuanya sejalan. Fidelity dan Glassnode sama-sama tidak menyatakan bottom secara definitif telah terbentuk . Data menunjukkan pasar yang sedang dalam fase akumulasi yang dalam, tetapi 'washout' akhir — dan konfirmasi bahwa tren turun telah berakhir — mungkin masih di depan.
Bagi investor yang mengamati siklus ini, variabel kunci untuk dipantau dalam beberapa bulan mendatang adalah: apakah The Fed memberikan sinyal jeda atau pembalikan kenaikan suku bunga, apakah arus ETF Bitcoin spot berubah menjadi positif, dan apakah realisasi kerugian holder jangka panjang terus menurun dari puncak barunya.